Zona Merah, Padang Pariaman Sah Terapkan PPKM

oleh -224 views
Bupati Suhatri Bur menyampaikan evaluasi dari Forkopimda. (foto.doc)

Padang Pariaman–Bupati Suhatri Bur menyampaikan evaluasi dari Forkopimda tentang penerapan Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), vaksin disekolah sekolah,  vaksin dilingkungan dinas kesehatan, persoalan biaya operasional satgas perlu diperhatikan.

“Zona merah bukan ketakutan, tapi bagaimana kita menerapkan protokol kesehatan dan mengantisipasi diri kita dari penyebaran covid-19, dan menerapkan aturan dari WHO” ujar Bupati.

Pemerintah daerah segera menyiapkan Rumah Sakit, Rumah-Rumah Isolasi mandiri nagari dan melengkapi satgas di setiap titik titik kegiatan masyarakat.

Bupati juga mengungkapkan Padang Pariaman berada di zona merah karena banyaknya pasien meninggal dirumah sakit terkonfirmasi covid-19 ber- KTP Padang Pariaman, walaupun meninggalnya tidak di Padang Pariaman.

Masyarakat Banyak Yang Tidak Mempercayai Covid-19 Dan Mengatakan Bahwa Covid HOAX, mainset seperti itu yang harus kita rubah, karena covid-19 ancaman kesehatan masyarakat” ulas Bupati .

“Masyarakat Banyak Yang Tidak Mempercayai Covid-19 Dan Mengatakan Bahwa Covid HOAX, mainset seperti itu yang harus kita rubah, karena covid-19 ancaman kesehatan masyarakat. Dengan kedisiplinan pola kehidupan masyarakat, traking yang akurat insya Allah secepatnya kita akan bisa kembali ke Zona Hijau” lanjut nya.

Kapolres Padang Pariaman melaporkan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dari tahun lalu, hingga saat ini pihaknya  siap melaksanakan aturan dari Kemendagri demi kembalinya Padang Pariaman ke Zona Hijau.

Kapolres Kota Pariaman punya  5 Target yang akan diterapkan yaitu merubah jebiasaan, meningkatkan angka kesembuhan, penurunan angka positif, peningkatan perekonomian. Instruksi Kemendagri PPKM diperpanjang sampai 28 Juni, mendorong implementasi PPKM di Padang Pariaman. “Kami akan mendorong vaksin harus dilaksanakan. kami akan bantu operasi rutin daerah yang rawan terjadinya keramaian”ujar Kapolres.

Dandim Mengatakan “Kita Harus Mencegah Agar Zona Merah Yang kita Dapatkan Ini Menjadi Tidak Terkontrol, Kita Harus Menerapkan Zonasi Dengan Menutup Semua Tempat Yang Menimbulkan Keramaian. Kita Harus Bisa Menyadarkan Masyarakat Bahwa Covid-19 Benar-Benar Ada”.(ril.biro-pdg.prm)