Gerakan Sumbar Cerdas Ramadan 2026: Rahmat Saleh Borong Takjil Pedagang Kecil

Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh bersama relawan Sumbar Cerdas membeli takjil dari pedagang kecil untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat dalam program #BerbagiTakjil selama Ramadan 2026 di Sumatera Barat. (Foto: Ist)
Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh bersama relawan Sumbar Cerdas membeli takjil dari pedagang kecil untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat dalam program #BerbagiTakjil selama Ramadan 2026 di Sumatera Barat. (Foto: Ist)

padang, - Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, menginisiasi program sosial #BerbagiTakjil melalui gerakan Sumbar Cerdas selama Ramadan 2026.

Kegiatan ini telah dimulai sejak hari pertama puasa dan direncanakan berlangsung hingga akhir Ramadan dengan menjangkau sejumlah wilayah di Sumatera Barat.

Berbeda dari kegiatan berbagi takjil yang umumnya dilakukan dengan membagi kan makanan secara langsung, program ini mengambil pendekatan lain.

Tim Sumbar Cerdas membeli takjil dari para pedagang kecil yang berjualan di pinggir jalan, terutama yang terlihat belum ramai pembeli.

Takjil yang dibeli dari para pedagang tersebut kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.

Sejumlah daerah telah menjadi lokasi kegiatan ini, di antaranya Padang, Solok, Dharmasraya, serta Sijunjung. Program ini juga direncanakan terus berlanjut ke berbagai daerah lain di Sumatera Barat selama bulan Ramadan.

Rahmat menyebutkan pendekatan tersebut dipilih agar kegiatan berbagi tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat yang menerima takjil, tetapi juga membantu para pelaku usaha kecil yang menggantungkan pendapatan dari penjualan makanan berbuka puasa.

“Selama Ramadan kita sering melihat kegiatan berbagi takjil di jalan. Itu tentu baik, tetapi kami mencoba pendekatan lain, yaitu membeli dagangan pedagang kecil, terutama yang terlihat belum banyak terjual,” kata Rahmat Saleh di Padang, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, tim Sumbar Cerdas turun langsung ke lapangan untuk mencari pedagang secara acak di sejumlah titik keramaian. Cara tersebut dilakukan agar bantuan dapat menjangkau pedagang kecil yang benar-benar membutuhkan.

Menurut Rahmat, Ramadan menjadi momen penting bagi banyak pelaku usaha mikro untuk meningkatkan pendapatan. Namun, tingginya jumlah pedagang yang berjualan takjil membuat persaingan semakin ketat sehingga tidak semua pedagang memperoleh pembeli yang cukup.

Editor : Editor
Banner Ultah Danantara
Bagikan

Berita Terkait
Terkini