Kombat Pessel berpeluang Menjuarai AgBC CupV

oleh -125 views
Peserta Bridge AgBC antusias mengikuti pertandingan, Minggu (4/4/21).(doc/ilh)

Padang–Fakuktas Pertanian Universitas Andalas mengadakan  Kejuaraan Bridge AgBC ( Agriculture Bridge Club) Cup V  di Gedung Serbaguna FKM Unand Jl. Perintis Kemerdekaan, Jati , Padang, Minggu (4/4/21).  Kejuaraan tersebut memperebutkan piala beegilir gubernur Sumatera Barat yang juga Ketua Umum DPP IKA  Faperta Unand (Ikatan Alumni Fakultas Pertanian).

Persaingan ketat antar peserta kejuaran Bridge AgBC (Agriculture Bridge Club) Cup V mulai menunjukkan kelas masing-masing peserta. Diikuti oleh 22 (dua puluh dua) team dari Sumbar, Riau & Jambi, Kombat (Komunitas Bridge Alumni Teknik) Pessel yang dimotori duo pemain ciamik, Rudi Anwar & Bambang Widio Utomo beserta sekondannya, Roza Aprilia & Fajri Yetti seakan tak tertahan. Konsisten bermain sejak awal, sampai sesi ke V menunjukkan keperkasaan team yang diperkuat senior Bridge Sumatera Barat Amri Tanjung, dipamuncak klasemen dengan point 92,11 VP. Menguntit pada posisi kedua dan ketiga Tali Merah (74,24 VP) & Kombat 999 (67,58 VP).

Sedangkan pada kelas yunior posisi klasemen masih sangat terbuka untuk masing-masing team menduduki pamuncak. Ada 11 (sebelas) team yunior yang memperebutkan piala bergilir Walikota Padang.

Melihat animo peserta yang berasal dari kombinasi senior, yunior bahkan adapula klub setingkat sekolah menengah, yaitu team SMAN Lubuk Alung 1 & 2, bisa menjadi penanda bergairahnya kembali olahraga yang membutuhkan ‘kecerdasan’ dan kematangan berfikir. Sebagai arena kedua yang dilaksanakan di ranah Minang ini, yang pertama Kombat Cup November 2020 lalu, bagi insan bridge membawa angin segar kebangkitan sekaligus menghembuskan optimisme berjayanya olahraga kalangan intelektual ini menuju pentas nasional.

Meski dilaksanakan dalam suasana ketat pandemi yang mengharuskan peserta mengikuti protokol kesehatan 3M ini, tidak menghalangi raihan prestasi yang akan menjadi pemicu untuk membawa nama harum Sumatera Barat dikancah persaingan olahraga yang memiliki berbagai event, mulai dari kelas daerah, regional, nasional bahkan internasional. Tentunya dukungan dan kerjasama dari para pemangku kepentingan menjadi titik krusial agar capaian itu bukan sekedar mimpi disiang bolong. Kinilah saatnya melompat jauh kedepan. Semoga…(ilhamsyah.m)