Politisi Senior Sumbar Hengkang dari Partai Ummat

oleh -308 views
HM. Tauhid mundur dari Partai Ummat, politisi senior ini pilih fokus usaha dan mengurus cucu, Jumat 27/8-2021. (foto: dok)

Padang,—HM Tauhid politisi dan pengusaha senior Sumbar memutuskan hengkang dari Partai Ummat.

Hengkang HM Tauhid dari Parpol besutan Amien Rais itu disampaikan lewat surat resmi ke DPW Partai  Ummat Sumbar. Padahal Partai Ummat Sumbar saat ini sudah lolos verifikasi Kemenkumham RI.

“Saya fokus ke usaha dan ngasuh cucu saja,” ujar HM Tauhid, Jumat 27/8-2021 di Bagan Cafe.

Sesimple itukah  alasan HM Tauhid mundur, padahal lihat track record politis HM Tauhid tidak asing lagi, mantan Anggota DPRD Sumbar, Ketua Perindo yang meloloskan Perindo dari verifikasi KPU pada 2019 lalu.

 

HM Tauhid selain alasan pribadi mundur dari Partai Ummat ada kronologis alasan yang menguatkan mundur dari jabatan Wakil Ketua dan Anggota Partai Ummat Sumbar.

“Ada alasan yang menguatkan saya mundur, seperti tebalnya sekat informasi dan komunikasi yang jaih dari akhlakul karimah,” ujar HM Tauhid sambil menyantap pisang goreng sore di cafe tersebut.

Alasan lain Bang Tau biasa kalangan elite Sumbar menyaoanya, mundurnya Agung Mozin, sosok yang meminta HM Tauhid masuk ke jajaran pengurus Partai Ummat Sumbar.

“Mundurnya Agung juga menjadi alasan saya untuk tidak dibarisan Partai Ummat,” ujar HM Tauhid.

Agung Mozin, yang juga deklarator Partai Ummat, mundur dan HM Tauhid mundir di Sumbar juga sepengetahuan Agung Mozin.

“Saya mundur setelah Partai Ummat lolos verifikasi Kemenkum HAM dan saya mundur setelah Kemenkumham keluar, bentuk keinginan saya untuk tidak mengganggu dan jadi gaduh,” ujarnya.

HM Tauhid juga telah meminta pendapat dan masukan banyak koleganya dna keluarga juga menyikapi kondisi kekinian politik Indonesia dan Sumbar.

“Pengunduran diri sudah saya sampaikan pada ketua DPW Sumbar, sehingga dengan pengunduran diri tersebut sudah tidak ada lagi kaitan partai dengan diri saya,”ujar  Tauhid.

Ketika ditanya, apakah akan bergabung dengan partai lain, H.M.Tauhid mengatakan, akan melihat kondisi yang ada, dan menimbang masukan dari teman-teman serta keluarga.

“Saya masih akan terus meminta masukan teman-teman serta keluarga dalam bergabung dengan partai politik lainnya, pada awal bergabung di Partai Ummat saya juga sempat dilarang beberapa teman, tapi melihat pak Agung Mozim bergabung dan mengajak saya, maka saya terima tawaran bergabung, selanjutnya pernyataan pak Agung juga menjadi salah satu alasan saya mundur,” ulas Tauhid lagi.

Ditambahkannya, meskipun secara kepartaian mundur, namun secara pribadi H.M. Tauhid tetap akan menjaga silaturahmi pada pengurus dan kader partai Ummat, serta teman-teman partai lainnya dan non partisan, karena silaturahmi diwajibkan dalam agama Islam.

“Secara organisasi saya tidak lagi bersama, namun secara pribadi tetap akan menjaga silaturahmi sampai kapanpun, karena ini kewajiban,” ujar Tauhid.

Sampai berita ini tayang belum ada pernyatan dari DPW Partai Ummat tentang. mundurnya HM Tauhid tersebut. (iko)