Tarian Klosal Karya Ery Mefri Disiapkan Untuk Puncak HPN

oleh
Gendang Tasa menjadi ciri dalam tari klosal karya Ery Mefri untuk puncak HPN 2018. (foto: dok)
Gendang Tambua menjadi ciri dalam tari klosal karya Ery Mefri untuk puncak HPN 2018. (foto: dok)

Padang,—Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2018 dipusatkab di Kota Padang, pada HPN 2018 itu dimeriahkan oleh tariab klosal.

“Persiapab tarian klosal untuk tampil pada puncak HPN masin intensif,”ujar Ery Mefri, Sang Kereografer saat latihan tarian klosal (massal) itu di tepian Danau Maninjau, Minggu 7/1.

Latihan tari klosal untuk HPN 2018 kata Ery dibagi-bagi untuk beberapa gerakan dan musik.

“Tadi puluhan orang sedang latihan tari Kolosal Pinyangek Siso Api/Malin Kundang. Itu judul karya yang akan disuguhkan pada HPN yang dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo,”ujar Ery putera asli Saniangbaka ini.

Karya Ery Mefri sepertinya Sang Kereografer itu hendak memberikan makna baru pada Malin Kundang yang dicap durhaka, padahal menurut tafsir dia, Malin tidak durhaka.

“Namanya saja Malin, itu artinya orang yang tahu agama,”sebut dia. Kundang artinya dibawa kemana-mana. Jadi dalam tafsir tari ini, Malin Kundang kemana-mana menyebar kebaikan,”ujarnya.

Tarian massal karya Kreografer Ery Mefri terus intensif latihan menjelang puncak HPN 9 Februari, Maninjau Agam. (foto: fok)

Latihan dilangsungkan dengan pendukung 40 gandang tambua dari sanggar Umbuik Mudo, Sabariyah, Rambun Saiyo dan Barkam Maninjau. Kemudian ditambah 40 penari dari beberapa sanggar tari di Padang. Latihan yang sangat intensif telah dimulai sejak November 2017 sampai sekarang. Dengan jadwal tiga  hari di Maninjau dan empat hari di Padang.

Karya kolosal ini akan melibatkan pralayang motor dan beberapa kapal laut yang akan berkolaborasi dengan 80 orang pendukung tersebut.(rian/relis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *