Performa Ciamik Ranah Minang dan tiga 'Dewi' Sumbar Jamu Menparekraf Sandi Uno

Ilhamsyah. (writer) Sandiaga Uno. (dok) Sandiaga Uno (dok)
Ilhamsyah. (writer) Sandiaga Uno. (dok) Sandiaga Uno (dok)

Prosesi PenyambutanKehadiran Wakil Gubernur Audy Joinaldy dan Bupati Padangpariaman Suhatri Bur beserta ninik mamak dan masyarakat saat presentasi, kunjungan objek wisata hingga makan bajamba di GTP. Termasuk sambutan tokoh agama di komplek makam Syech Burhanuddin memakan waktu tiga jam. Melebihi alokasi waktu yang direncanakan.

Gubernur Mahyeldi dan Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian serta ketua Pokdarwis Devi di Pariangan menjamu rombongan. Keunggulan bentang alam pegunungan ciamik benar-benar tereksplore maksimal. Tidak percuma peran Nagari tuo dan posisi desa terindah sedunia disandang. Sekalipun demikian, waktu yang tersedia, termasuk agenda selfie dan dialog dengan wartawan, nyaris persis rancangan.Agak unik di Silokek. Bupati Sijunjung Benny Dwipa menyambut Menparekraf tanpa pimpinan propinsi, namun didampingi eksekutif salah satu bank besar di tanah air. Porsi istimewa pihak swasta ini justru menunjukkan banyaknya tangan terlibat bersama membesarkan Geopark.

Sayangnya hujan yang turun di penghujung acara membuyarkan rangkaian acara, sehingga kurang kesempatan bagi para tamu menikmati suguhan alam dan mendapatkan pengalaman berpetualang alam perawan. Tidak sampai dua jam, alias kurang dari waktu yang tersedia.Partisipasi Publik

Yang juga menarik disampaikan sebagai bahan evaluasi sekaligus upaya perbaikan kedepannya adalah aspek keterlibatan pemangku kepentingan lokal. Dalam hal dukungan aparat birokrasi, meski ada sedikit berbeda, namun secara umum relatif sama. Kontras sekali kalau ditelisik respon masyarakat.GTP, karena memang di jalur akses publik serta penduduk ramai, maka secara kuantitas partisipasi masyarakat dari berbagai kalangan cukup besar. Demikian pula dalam skala yang sedikit berbeda, karena letak geografis dan akses yang terbatas serta jumlah penduduk tempatan tidak terlalu banyak. Bisa disimpulkan antusiasme yang sama ditunjukkan Silokek.

Kondisi di lapangan tentu menjadi PR besar yang harus dicarikan solusi agar desa sebagai ujung tombak pariwisata yang memberi manfaat bagi seluruh masyarakat jadi nyata hendaknya.Penutup

Apapun itu, ketiga Dewi telah berperan vital menjadi etalase menyambut tamu istimewa. Kehadiran Dirjen, Staf Ahli, Direktur, media, pelaku ekonomi dan team kreatif jajaran Kemenperkraf merupakan kesempatan emas yang jarang berulang.Maka sudah selayaknya salam dua ampu jari untuk semua yang telah membawa prestasi ini. Sekalipun masih banyak pekerjaan kedepan, namun harapan mudah-mudahan gapaian hasil terbaik ADWI 2022 selayaknya dipanjatkan. Semoga. (analisa)

Editor : Adrian Tuswandi, SH
Banner InfografisBanner PLN Black Out
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini