“Jika kamu ingin berjalan cepat, berjalanlah sendirian. Tetapi jika kamu ingin berjalan jauh, maka berjalanlah bersama-sama” -John F. Kenedy-
FUTURE LEADER CHALLENGE atau yang bisa disingkat dengan FLC merupakan rangkaian kegiatan orientasi dan internalisasi program serta pengukuhan Calon Penerima Manfaat BAKTI NUSA yang lolos dalam seleksi Nasional. Kegiatan FLC BAKTI NUSA Angkatan 12 diadakan secara online pada tanggal 21-22 Januari 2023 dan offline di Solo pada tanggal 27-29 Januari 2023. Pada hari keberangkatan 26 Januari 2023 BAKTI NUSA Regional Padang yaitu Nindy Natasya N, Maulana Habibi, Teysa Febriani, dan Mutiara Raudhatul Jannah didampingi Manajer Wilayah Padang Fadli Hafizulhaq lepas landas dari Bandara Internasional Minangkabau menuju Bandara Soekarno-Hatta, perjalanan yang jauh akan dilanjutkan menggunakan Kereta Api Indonesia (KAI) dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Solo Balapan selama 9 jam perjalanan. Surakarta atau biasa disebut dengan Kota Solo merupakan sebuah Kota besar di Provinsi Jawa Tengah dengan berbagai kebudayaan yang masih kental dan melekat pada masyarakat Solo. Surakarta memiliki semboyan “Berseri” merupakan akronim dari “Bersih, Sehat, Rapi, dan Indah”. Sisi timur kota Solo dilewati sungai yang terabadikan dalam salah satu lagu keroncong, Bengawan Solo. Eksistensi kota ini dimulai saat kesultanan Mataram memindahkan kedudukan raja dari Kartasura ke desa Solo, di tepi Bengawan Solo. Akibat perpecahan wilayah kerajaan, di Solo berdiri dua keraton, menjadikan kota ini menjadi kota dengan dua administrasi. Situasi ini berakhir setelah kekuasaan politik kedua kerajaan ini dilikuidasi setelah berdirinya Republik Indonesia. Pelaksanaan FLC mengusung tema “We Creat, Build, and Preserve” yang memiliki makna mendalam untuk mendorong penerima manfaat BAKTI NUSA agar menciptakan gagasan inovasi karya yang bermanfaat yang berorientasi pada pembangunan dan kolaborasi dalam project leader masing-masing penerima manfaat BAKTI NUSA, serta menjaga nilai kebudayaan dan cita-cita luhur bangsa Indonesia. BAKTI NUSA menanamkan empat profil kepemimpinan kepada 50 penerima manfaat diantaranya Integritas Penerima Manfaat BAKTI NUSA dituntut untuk dapat bertanggung jawab atas segala kewajiban dan dapat dipercaya, Cendikia Penerima Manfaat BAKTI NUSA diminta untuk dapat berpikir kritis dalam memecahkan segala permasalahan yang ada, Transformatif bagaimana Penerima Manfaat BAKTI NUSA dapat membina dan memiliki kaderisasi dalam mengembangkan kepemimpinan berkelanjutan, dan yang terakhir yaitu Melayani sesuai dengan Komitmen Juang BAKTI NUSA bahwa Penerima Manfaat BAKTI NUSA siap untuk membantu dan berperan aktif dalam menyelesaikan permasalahan di tengah-tengah masyarakat tanpa mengharapkan balasan apapun dari manusia, apalagi hanya sekedar ucapan terimakasih. Rangkaian FLC hari pertama dimulai dengan Gala Dinner dan Grand Opening, dilanjutkan hari kedua dengan agenda yang cukup padat mulai dengan materi Mengenal lebih dekat LPI-DD, Apa saja Program BAKTI NUSA, Penandatanganan akad yang menjadi saksi sakral bagi seluruh penerima manfaat untuk menaati segala bentuk akad yang telah disepakati oleh dua belah pihak, lalu dilanjutkan Pemilihan Ketua Angkatan, dan ditutup dengan Pentas Seni Kolaborasi. Hari ketiga dilanjutkan dengan Team Building dengan konsep Culture Expedition. Melalui rangkaian kegiatan Team Building pada FLC BAKTI NUSA Angkatan 12 diharapkan dapat mengelaborasikan nilai-nilai yang dipegang di BAKTI NUSA dengan terjun langsung kepada masyarakat, mengenal budaya, dan memberikan dampak terbaik yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada. Tidak berhenti di situ, tetapi bagaimana agar penerima manfaat BAKTI NUSA Angkatan 12 tidak hanya mengenal kebudayaan tersebut untuk dirinya sendiri tetapi juga memberikan informasi mengenai kebudayaan yang ada di Kota Solo kepada khalayak ramai. Kesan FLC pada saat Culture Expedition di Kota Solo di mana setiap kelompok diminta untuk mengunjungi lokasi bersejarah yang ada di Kota Solo, hal ini merupakan kegiatan unik karena tidak semua kelompok ada peserta FLC yang berasal dari solo untuk menjadi tour guide, tapi di sinilah keseruannya dalam menerima tantangan untuk memecahkan jalan keluar bersama-sama. Beberapa tempat yang akan dikunjungi oleh masing-masing kelompok FLC di antaranya Balaikota Surakarta, Pasar Gede, Benteng Vastenburg, Pasar Keris dan Cinderamata, Masjid Agung, Pasar Klewer, dan Keraton Kasunanan. Masing-masing tempat memiliki arti sejarah masing-masing sembari melakukan Culture Expedition Penerima Manfaat BAKTI NUSA juga diminta untuk melakukan aksi sosial yang dapat dilakukan selama kegiatan Culture Expedition berlangsung. (analisa) Editor : Adrian Tuswandi, SH