Padang,--- Padatnya agenda Gubernur Sumbar di bulan Ramadhan semua orang sudah tahu, tapi, kali ini Gubernur Sumbar singgah sahur ke Solok sebelumnya itikaf di Selayo mengundang amuk Bupati Solok Epyardi Asda.Video Epyardi pun viral berantai dari akun media sosial satu masuk ke group baik di Instagram, WhatsApp dan Facebook, ngerii.
"Ujug-ujug datang ke tempat orang, dia datang ke daerah tanpa pernah kasih tahu bupati dan walikota,"ungkap Epyardi Asda di video yang beredar luas., Selasa 19/3-2024Epyardi Asda memang tegas menurut berbagai pihak di Padang, soal komunikasi memang keras tapi kontennya pas.
"Kalau Pak Epyardi Asda itu orangnya tegas dia bicara lepas saja, jadi jangan buru cap, jangan lihat judul saja baca naskah sampai habis supaya tidak gagal paham, apalagi salah paham. Toh apa yang disampaikan kalau dicerna kepala dingin benar. Masak orang datang ke rumah tanpa kasih tahu tuan rumah,"ujar Adrian seorang pemerhati komunikasi media sosial, Selasa siang.
Epyardi Asda di video juga berteriak, dia sebut Solok tidak tanah PKS. Bahkan Pemilu kemarin PKS di Solok dapat sisa sisa suara."Jadi pahamilah bahwa ini ranah minangkabau, ranah beradat, satu lasung satu ayam gadang, satu rumah gadang satu tungganai nya, semoga ini dipahami oleh siapa saja, jangan menyangka gubernur kalau kepala daerah kota dan kabupaten ini dianggap tidak ada,"ujar Epyardi.Video viral Bupati Solok marah kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi itu pun dikomentari netizen dengan.beragam."Tapi saya perhatikan banyak komentar mencela dari Pak Epyardi mungkin buzzer lagi bekerja, Namun Pak Epyardi itu bukan politisi kemarin sore, dia soal serangan netizen dalam bentuk komen, tak dipikirkan oleh Pak Bupati Solok ini,"ujar Adrian. (cho)
Editor : Adrian Tuswandi, SH
