- Transformasi Sumber Daya Manusia (SDM): Fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan.
- Ketahanan Sosial, Budaya, dan Ekologi: Penguatan identitas lokal dan pelestarian lingkungan.
- Penanganan Ketidaksetaraan dan Kemiskinan: Program untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat.
- Tata Ruang Humanis dan Mitigasi Bencana: Penataan kota yang ramah lingkungan dan tangguh menghadapi bencana.
Debat ini akan diselenggarakan dalam enam segmen, meliputi pembukaan, penyampaian visi-misi, pendalaman program kerja, sesi tanya jawab, dan sanggahan antar paslon.
Untuk memastikan kualitas dan netralitas acara, KPU telah menunjuk tujuh panelis yang terdiri dari akademisi, budayawan, dan tokoh masyarakat.
"Kami berharap debat ini dimanfaatkan para kandidat untuk memaparkan rencana mereka secara jelas kepada masyarakat," tambah Dorri.
KPU juga telah melakukan koordinasi intensif dengan LO dari setiap paslon guna memastikan kelancaran acara. Dorri mengimbau seluruh pendukung untuk menjaga suasana kondusif selama debat berlangsung.
“Kami mengajak masyarakat untuk menyaksikan debat ini, baik secara langsung maupun melalui siaran media. Dengan memahami visi dan program para kandidat, masyarakat dapat menentukan pilihan terbaik pada 27 November mendatang,” ujarnya.
Acara debat ini menjadi momen penting bagi para kandidat untuk mempresentasikan gagasan strategis mereka di hadapan publik.
Untuk memaksimalkan partisipasi publik, masyarakat dapat menyaksikan debat ini melalui berbagai platform media yang telah disiapkan.
Dan juga di siarankan secara langsung diharapkan mampu menjangkau seluruh kalangan masyarakat, termasuk mereka yang tidak dapat hadir secara fisik.
Pilkada Kota Padang tahun ini bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga tentang menentukan arah masa depan kota.
Editor : MS

