Dalam rapat tersebut, Nevi juga mengusulkan agar masyarakat dilibatkan secara aktif dalam pengawasan melalui sistem pelaporan yang mudah diakses.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BPH Migas, dan masyarakat merupakan langkah penting untuk memastikan subsidi BBM benar-benar tepat sasaran.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menekankan pentingnya edukasi publik terkait subsidi BBM.
Ia menyatakan bahwa masyarakat perlu memahami bahwa subsidi energi adalah bentuk keberpihakan negara kepada kelompok rentan.
Dengan demikian, kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebijakan ini menjadi kunci dalam mencegah penyalahgunaan.
“Subsidi BBM bukan hanya tentang harga murah, tetapi tentang memastikan masyarakat kecil mendapatkan haknya. Oleh karena itu, kita harus bersama-sama menjaga agar kebijakan ini tidak disalahgunakan,” tutup Nevi Zuairina.Kasus penyalahgunaan BBM subsidi menjadi isu serius yang harus segera ditangani.
Dengan pengawasan ketat, teknologi modern, dan kolaborasi semua pihak, diharapkan subsidi BBM dapat disalurkan tepat sasaran. (***)
Editor : MS