Padang, - Apa Kabar kasus dugaan korupsi Kridit Modal Kerja diduga melibatkan anggota DPRD Sumbar BS yang diduga merugikan BNI lebih dari Rp 32 Miliar lebih?.
Ups ternyata satu langkah lagi di tahap penyidikan apakah lanjut dengan tersangka atau tidak.
Infonya, saat ini penyidikan dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit modal kerja (KMK) dan bank garansi distribusi semen oleh BNI terhadap PT. Benal Icshan Persada yang disidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang terus berlanjut.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang, Dr. Aliansyah mengatakan, penyidik pihaknya sedang menunggu perhitungan kerugian negara (PKN) yang saat ini dihitung oleh Auditor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar.
"Untuk perkara dugaan korupsi KMK dan Bank Garansi saat ini kami masih menuggu perhitungan kerugian negara," kata Dr Aliansyah didampingi Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Eriyanto, Kasi pidana khusus (Pidsus) Yuli Andri, kasi pidana umum (Pidum) Budi Sastera, kasi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti, Dody Susistro saat press release refleksi akhir tahun kinerja Kejari Padang, Selasa (31/12/2024).
Kajari mengungkapkan, apabila ditemukan kerugian negara, segera akan dilakukan ekspos penetapan tersangka dalam perkara ini."Dalam penanganan perkara Tipikor kita harus hati-hati dan jangan sampai bikin gaduh. Di samping itu, dalam perkara ini tim penyidik terus mengumpulkan data-data perbankan terkait dugaan korupsi KMK dan Bank Gransi tersebut," ujar Dr Aliansyah.
Diketahui sebelumnya, Kejaksaan Negeri Padang tengah melakukan Penyidikan dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit modal kerja dan bank garansi distribusi semen oleh salah satu Bank Himbara di Padang terhadap PT. Benal Ichsan Persada (BIP) yang diduga merugikan negara sebesar Rp 34 Miliar berdasarkan surat perintah Kajari Padang SPRINT-01/L.3.10/Fd.1/06/2024, tanggal 27 Juni 2024 lalu.
Penyidik Kejari Padang telah memeriksa sekitar 20 orang saksi termasuk Direktur PT. Benal Ichsan Persada inisiao BSN yang saat ini menjabat anggota DPRD Sumbar dan RM. Kemudian, saksi-saksi lainnya yang berkaitan dengan perkara ini.
Ketua Jaringan Pemred Sumbar Adrian Tuswandi mengapresiasi gaspool Kepala Kejaksaan Negeri Padang.
Editor : MS