Pembinaan Keagamaan dan Peran Pemuda Mewujudkan Masyarakat Unggul dan Berkualitas

Wali Nagari Koto Padang, Zainal Arifin, menunjukkan komitmennya terhadap pembentukan masyarakat yang unggul dengan menggelar acara Pelatihan dan Pembinaan Keagamaan di Aula Hotel Umega Gunung Medan, Rabu, (22/11/2023). (Foto: Ist)
Wali Nagari Koto Padang, Zainal Arifin, menunjukkan komitmennya terhadap pembentukan masyarakat yang unggul dengan menggelar acara Pelatihan dan Pembinaan Keagamaan di Aula Hotel Umega Gunung Medan, Rabu, (22/11/2023). (Foto: Ist)

Dharmasraya, - Wali Nagari Koto Padang, Zainal Arifin, menunjukkan komitmennya terhadap pembentukan masyarakat yang unggul dengan menggelar acara Pelatihan dan Pembinaan Keagamaan di Aula Hotel Umega Gunung Medan, Rabu, (22/11/2023).

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta, termasuk perwakilan perjorong dan tokoh masyarakat.

Acara bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya ajaran agama dalam menghadapi tantangan global, khususnya di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Dengan jumlah penduduk Nagari Koto Padang mencapai 5.813 jiwa yang tersebar di 13 Jorong, Zainal Arifin berharap masyarakat dapat memanfaatkan ilmu keagamaan sebagai panduan utama dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa pihak yang turut hadir meliputi pemerintahan nagari, Ninik Mamak, Ketua Bamus, Ketua KAN, Ketua LPM, Bundo Kandung, pemuda nagari, hingga perwakilan Kementerian Agama Dharmasraya.

Salah satu pemateri, Efrizal dari Kemenag Dharmasraya, menyampaikan materi bertema “Kebijakan Kementerian Agama dalam Pembinaan Keagamaan bagi Generasi Muda,” yang membahas berbagai tantangan pemuda seperti pengaruh budaya asing, dampak teknologi, dan ancaman narkotika.

Selain itu, Suhardi, juga dari Kemenag, mengingatkan pentingnya mematuhi peraturan pemerintah dan adat, serta memegang teguh nilai-nilai agama sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.

Sebelumnya, Wali Nagari juga telah mengadakan Pelatihan dan Pembinaan Pemuda di Alinia Farm Sitiung, dengan fokus pada peran strategis pemuda dalam pembangunan nagari.

Zainal Arifin menegaskan bahwa pemahaman agama dan pembinaan keterampilan sangat diperlukan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman.

“Melalui rangkaian pelatihan ini, kami berharap masyarakat, khususnya para pemuda, mampu menjalankan peran mereka sebagai warga negara berkualitas yang mengacu pada nilai-nilai keagamaan dan peraturan pemerintah,” ujar Zainal.

Editor : MS
Banner InfografisBanner - Gor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini