Selain membantu mengontrol populasi tikus dan serangga, kucing juga memberikan efek positif bagi mahasiswa yang mengalami stres akibat tekanan akademik.
Penelitian menunjukkan bahwa interaksi dengan hewan dapat membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesejahteraan mental.
"Kami berharap semakin banyak mahasiswa yang ikut peduli terhadap kucing kampus. Tindakan kecil seperti memberi makan, tidak mengusir, atau mendukung program sterilisasi bisa menjadi langkah nyata dalam menunjukkan kepedulian kita sebagai bagian dari masyarakat akademik yang beradab," tambah Ica.
Dengan semakin berkembangnya gerakan peduli kucing kampus, diharapkan kampus-kampus lain juga terinspirasi untuk membentuk komunitas serupa.Kampus yang peduli terhadap makhluk hidup di sekitarnya adalah cerminan dari nilai kemanusiaan yang sesungguhnya. (***)
Editor : MS