Aceh, - KKP meningkatkan pengawasan perairan Indonesia, terutama di wilayah barat Pulau Sumatera, dengan menambah satu kapal pengawas baru.
Kapal Hiu Macan 05 kini bergabung bersama kapal Hiu 12 di bawah komando Pangkalan PSDKP Lampulo.
Langkah ini bertujuan memperkuat pengawasan terhadap aktivitas perikanan, khususnya untuk mencegah potensi pelanggaran oleh kapal-kapal ilegal yang kerap muncul di wilayah tersebut.
Menurut Direktur Jenderal PSDKP, Pung Nugroho Saksono atau Ipunk, wilayah pengawasan armada laut Sumatera ini mencakup perairan barat Aceh, Sibolga di Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Bengkulu.
Dalam kunjungan kerjanya bersama Komisi IV DPR RI ke SKPT Sabang Aceh, Ipunk menegaskan bahwa kehadiran dua kapal pengawas akan memperluas jangkauan patroli dan mempercepat respons terhadap aktivitas perikanan yang mencurigakan.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono telah menggagas kerja sama strategis dengan Pemerintah Jepang untuk membangun Pelabuhan Perikanan Le Meulee di SKPT Sabang Aceh.Melalui pelabuhan perikanan Indonesia tersebut, pemerintah ingin mendorong geliat ekonomi perikanan lokal dan menjaga kedaulatan laut di daerah terluar.
Maka dari itu, peningkatan pengawasan menjadi kunci utama agar pengelolaan sumber daya laut tetap aman dari praktik perikanan ilegal. (***)
Editor : MS