Air Bersih Mengalir 24 Jam di Pekonina, Perjuangan Zigo Rolanda Terjawab

Air bersih PAMSIMAS mengalir ke rumah warga Nagari Persiapan Pekonina, Solok Selatan, hasil perjuangan Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda. (Foto: Ist)
Air bersih PAMSIMAS mengalir ke rumah warga Nagari Persiapan Pekonina, Solok Selatan, hasil perjuangan Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda. (Foto: Ist)

Solok Selatan, - Setelah bertahun-tahun menanti, akses air bersih akhirnya mengalir tanpa henti ke rumah warga Nagari Persiapan Pekonina, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan. Kehadiran air minum layak ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar.

Kelegaan warga tersebut tidak terlepas dari perjuangan Anggota Komisi V DPR RI asal Sumatera Barat, Zigo Rolanda, yang secara aktif mengawal aspirasi masyarakat melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS).

Program berbasis masyarakat ini direalisasikan melalui skema Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) dengan dukungan penuh dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Sejak awal, Zigo Rolanda memastikan program berjalan tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan paling mendasar warga.

Pembangunan infrastruktur air bersih di Pekonina dimulai pada 7 Agustus 2025 dan rampung pada 4 Desember 2025. Namun demikian, air bersih sudah lebih dulu mengalir ke rumah warga sejak 14 Oktober 2025, dengan layanan penuh selama 24 jam nonstop.

Sebanyak 130 sambungan rumah di Jorong Taratak Tinggi kini menikmati akses air bersih melalui sistem PAMSIMAS. Air dialirkan dari sumber utama sejauh kurang lebih 1.800 meter menuju bak reservoir, sebelum didistribusikan ke rumah-rumah warga melalui jaringan pipa sepanjang sekitar 6.000 meter.

Menurut Zigo Rolanda, pembangunan air bersih tidak sekadar menghadirkan infrastruktur fisik. Program ini dinilai sebagai investasi jangka panjang bagi kesehatan, kesejahteraan, dan kualitas hidup masyarakat pedesaan di Solok Selatan.

“Air bersih adalah urat nadi kehidupan. Saya bersyukur aspirasi masyarakat Nagari Pekonina dapat diwujudkan bersama Kementerian PU. Ini bukan hanya proyek pembangunan, tetapi investasi untuk kesehatan dan masa depan generasi muda,” ujar Zigo Rolanda.

Lebih lanjut, ia menilai PAMSIMAS efektif karena melibatkan partisipasi aktif masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pengelolaan. Dengan keterlibatan tersebut, rasa memiliki dan tanggung jawab warga terhadap fasilitas yang dibangun pun tumbuh secara alami.

Berangkat dari pengalamannya sebagai wakil rakyat daerah pemilihan Sumatera Barat, Zigo Rolanda menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program infrastruktur berbasis masyarakat. Ia berharap model pembangunan seperti PAMSIMAS dapat diperluas ke nagari-nagari lain, terutama wilayah pelosok yang masih mengalami keterbatasan layanan dasar. (***)

Editor : Editor
Banner Komintau - Menteri
Bagikan

Berita Terkait
Terkini