“Alhamdulillah, ini sudah memasuki tahun keenam kami bersama InJourney menjalankan program Ramah Difabel. Program ini terus kami jalankan setiap tahun untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Bupati Padang Pariaman melalui Wakil Bupati Rahmat Hidayat turut mengapresiasi kepedulian BIM terhadap masyarakat Sumatera Barat, khususnya di Padang Pariaman.
Menurutnya, bantuan yang dikemas melalui program InJourney Ramah Difabel sangat membantu warga dalam mengatasi berbagai keterbatasan sosial.
“Keinginan warga untuk memiliki kaki palsu, keterbatasan membaca, hingga kebutuhan buku Braille bagi penyandang tunanetra, hari ini dapat terwujud berkat uluran tangan InJourney melalui Bandara Internasional Minangkabau,” katanya.
Ia menilai bantuan tersebut tidak hanya memberi manfaat secara fisik, tetapi juga meningkatkan semangat hidup dan kualitas ekonomi keluarga penerima.“Dengan alat bantu ini, warga diharapkan dapat kembali beraktivitas dan bekerja, sehingga turut meningkatkan perekonomian keluarga,” pungkasnya. (***)
Editor : Editor