Solok Selatan, - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mulai mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat yang akan berlokasi di Golden Arm, Kecamatan Sangir. Lahan seluas 11,28 hektare telah disiapkan dan dinilai strategis untuk pengembangan fasilitas pendidikan terpadu.
Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, bersama jajaran meninjau langsung lokasi pembangunan tersebut, Kamis pekan lalu. Kunjungan ini turut dihadiri Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda, anggota DPRD Solok Selatan, serta perwakilan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR.
Khairunas menyebut lokasi Golden Arm dipilih karena memenuhi kriteria pengembangan sekolah terpadu dari jenjang dasar hingga menengah atas.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Solok Selatan, Nurhayati, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat ini ditujukan bagi masyarakat dari kelompok ekonomi terbawah.
“Peserta didik berasal dari Desil 1 dan Desil 2,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Ia menjelaskan, desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat menjadi sepuluh lapisan berdasarkan data sosial ekonomi, mulai dari kelompok paling miskin hingga paling sejahtera.Program Sekolah Rakyat ini akan dibangun secara berjenjang mulai dari SD hingga SMA dalam satu kawasan terpadu. Total anggaran yang disiapkan untuk pembangunan mencapai sekitar Rp250 miliar.
Meski demikian, Pemkab Solok Selatan masih menunggu Surat Keputusan (SK) resmi dari kementerian terkait sebagai dasar pelaksanaan proyek.
“Saat ini kita masih menunggu SK penetapan resmi. Setelah itu, baru masuk ke tahapan berikutnya, termasuk rekrutmen tenaga pendidik,” jelasnya.
Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sekaligus mendorong pemerataan kualitas pendidikan di Solok Selatan. (***)
Editor : Editor

