Telkom Group Percepat Streamlining, Dony Oskaria: BUMN Harus Lebih Agile dan Kompetitif

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, saat memimpin pertemuan strategis dengan Direktur Portofolio dan Bisnis PT Telkom Indonesia di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Ist)
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, saat memimpin pertemuan strategis dengan Direktur Portofolio dan Bisnis PT Telkom Indonesia di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Ist)

Jakarta, - Transformasi besar terus dilakukan Telkom Group. Perusahaan pelat merah itu mempercepat proses streamlining bisnis dari semula 67 entitas menjadi 19 entitas pada akhir 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi membangun struktur usaha yang lebih ramping, fokus, dan kompetitif sebagai strategic holding digital nasional.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Dony Oskaria memimpin langsung pertemuan bersama Direktur Portofolio dan Bisnis PT Telkom Indonesia di Wisma Danantara Indonesia, Senin (25/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Telkom memaparkan perkembangan pelaksanaan streamlining dan transformasi bisnis grup perusahaan. Sejumlah langkah strategis dibahas, mulai dari merger, divestasi, likuidasi, hingga konsolidasi bisnis untuk memperkuat fokus layanan digital dan infrastruktur telekomunikasi nasional.

“Transformasi ini menjadi langkah penting agar BUMN semakin agile, sehat, dan mampu bersaing secara global dalam membangun ekosistem digital Indonesia,” kata Dony Oskaria.

Telkom juga mempercepat sejumlah agenda prioritas. Fokus utama diarahkan pada konsolidasi FiberCo BUMN, pengembangan Data Center, TowerCo, InfraCo, serta penataan lisensi Telkom Group. Seluruh langkah itu disiapkan guna mendukung perubahan Telkom menjadi strategic holding digital yang lebih adaptif dan efisien.

Menurut Dony, transformasi bisnis BUMN tidak hanya berorientasi pada efisiensi perusahaan. Pemerintah juga mendorong penguatan tata kelola, optimalisasi aset, serta konsolidasi ekosistem digital nasional agar mampu memberikan dampak besar bagi ekonomi Indonesia.

BP BUMN bersama Danantara Indonesia terus memastikan seluruh proses berjalan terukur dan tepat sasaran. Langkah streamlining tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing BUMN di tengah percepatan transformasi digital global. (***)

Editor : Editor
Banner InfografisBanner PLN Black Out
Bagikan

Berita Terkait
Terkini