Padang, - Rangkaian kegiatan Padang International Animation and Game Expo (PIAGEX) 2026 resmi ditutup sekaligus diumumkan para pemenangnya di Gedung Youth Center Kota Padang, Senin (27/7/2026).
Ajang perdana ini mempertemukan pelajar, komunitas kreatif, pelaku industri, dan unsur pendidikan dalam wadah ekspresi karya animasi serta pengembangan gim.
Hadir Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Ikhwansyah, serta Kepala Bidang Infrastruktur TIK Diskominfo sekaligus Wakil Ketua Dewan Pengarah PIAGEX Romy Elpa Segas.
Ikhwansyah memberikan apresiasi tinggi terhadap partisipasi 96 peserta dari berbagai sekolah beserta perwakilan guru.“Kegiatan ini sangat selaras dengan program Padang Juara dan Padang Smart City. Tujuh kategori lomba yang disajikan mewakili kondisi kekinian, sekaligus meningkatkan kompetensi guru di bidang pemrograman dan algoritma,” ujarnya.
Karya yang dihasilkan juga sarat muatan lokal, seperti tema Gastronomy City dan Loji Belanda, disiapkan menyambut Hari Jadi Kota Padang ke-357 pada 7 Agustus mendatang. Berikut daftar pemenang utama:
- Pengembangan Gim SMP: Juara 1 SlushGame Development (Minang Destiny), Juara 2 MCQ 30 Team (Nyx The Alien Jumper), Juara 3 Eco-Ranger (AdiwiSchool).
- Pengembangan Gim Edukatif Guru: Andre Agasi (Hardware Heroes) meraih juara utama.
- Animasi Pendek: Percik Animation (Loji Belanda) menempati posisi teratas.
- Coding Langsung: Zaki Al Mushaddiq (SMPN 5 Padang) menjadi juara.
- BFOD 2026: Laureen Nadia Hendrawan (Jakarta) Juara Utama, Wan Muhammad Abduh (Malaysia) Juara Favorit.
- Kategori Lain: Juara Game Jam Indie diraih Lalizard (Batigo Studio), sedangkan Rahmat Raffydo unggul di kategori Pengembangan IP – Padang Gastronomy City. SMPN 2 Padang dan SMP Maria Padang meraih penghargaan Stan Terfavorit.
Melalui PIAGEX 2026, diharapkan bakat digital generasi muda semakin tersalurkan, kreativitas tumbuh, dan ekosistem industri kreatif Kota Padang semakin kokoh. (***)
Editor : Editor
