Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza, menyampaikan keberhasilan ini merupakan buah dari arahan pimpinan serta dukungan menyeluruh dari berbagai elemen masyarakat.
"Terima kasih untuk semua pihak dan pemangku kepentingan terkait. Ini buah dari arahan Bapak Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota, dan Bapak Sekda, serta dukungan stakeholder terkait, mulai dari perguruan tinggi, komunitas Bundo Kanduang, UMKM, hingga seluruh pelaku ekonomi kreatif," ungkap Yenni Yuliza.
Yenni menjelaskan bahwa dari enam peserta yang melaju ke Tahap II, Panselnas akan memilih dua daerah dari dua kategori berbeda untuk mewakili Indonesia secara resmi ke tingkat UNESCO. Hasil akhir Seleksi Nasional dijadwalkan diumumkan pada 1 Oktober 2026.
"Dossier tahap kedua ini menjadi tantangan bagi kita untuk memaparkan materi dengan baik. Paparan akan disampaikan langsung oleh Bapak Wali Kota Padang pada 2 September mendatang. Nantinya pada 1 Oktober akan diumumkan siapa yang mewakili Indonesia ke UNESCO," tambahnya.Seluruh elemen masyarakat diharapkan terus mendoakan dan mendukung upaya Kota Padang agar berhasil membawa nama Ranah Minang menjadi bagian dari peta kota kreatif dunia melalui nominasi UCCN UNESCO 2027. (***)
Editor : Editor