Salah satu fokus utamanya adalah pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik dengan estimasi anggaran mencapai sekitar Rp2,79 triliun guna mengurai tantangan topografi dan meningkatkan keselamatan jalur lintas utama.
Selain proyek ikonik tersebut, pengawalan ketat juga diarahkan pada sektor perdagangan dan konektivitas wilayah, yang mencakup pembangunan kembali Pasar Raya Padang Fase VII untuk memulihkan kembali pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Di sektor transportasi darat dan akses antardaerah, ia turut memastikan percepatan pengerjaan jalan dan jembatan pascabencana serta pembangunan tiga jembatan gantung di Pesisir Selatan rampung dengan baik demi kelancaran mobilitas harian warga. Komitmen pemerataan pembangunan ini pun merambah sektor digital dan konektivitas informasi melalui pengawalan penguatan akses telekomunikasi melalui pembangunan BTS.
Melalui pengawasan yang konsisten dan terpadu pada berbagai lini ini, seluruh program pembangunan di Sumatera Barat diharapkan dapat berjalan lancar, memberikan dampak nyata, dan membawa daerah tercinta semakin maju. (***) Editor : Editor