Tanah Datar, - Persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat menjadi perhatian di Kabupaten Tanah Datar. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Tanah Datar.
Ketua PJKIP Tanah Datar, Rezki Aryendi SH, mengapresiasi langkah tegas Ketua KONI Tanah Datar Novitra Kemala yang dinilai berupaya memastikan kesiapan anggaran sebelum KONI Tanah Datar mengambil keputusan terkait keikutsertaan pada Porprov, Senin (21/9/2026)
Menurut Rezki, persoalan anggaran harus menjadi perhatian serius, terutama apabila anggaran perubahan daerah masih berada dalam tahap evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
“Kami melihat anggaran perubahan itu masih tahap evaluasi oleh gubernur. Kalau dipaksakan tetap bulan Oktober, tentu KONI Tanah Datar kewalahan soal anggaran,” kata Rezki.
Ia menilai, keikutsertaan dalam ajang olahraga tingkat provinsi membutuhkan persiapan yang matang, bukan hanya dari sisi atlet dan teknis pertandingan, tetapi juga terkait pembiayaan kontingen.
Kebutuhan anggaran meliputi persiapan atlet, pembinaan, transportasi, akomodasi, perlengkapan pertandingan hingga kebutuhan teknis lainnya.Karena itu, menurut Rezki, keputusan terkait waktu pelaksanaan maupun keikutsertaan kontingen harus mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah dan kesiapan organisasi.
“Jangan sampai atlet sudah dipersiapkan, tetapi persoalan anggaran justru belum siap. Ini menyangkut nama daerah dan perjuangan para atlet. Semuanya harus dipersiapkan secara matang,” ujarnya.
Rezki mengatakan, sikap kritis terhadap jadwal dan pembiayaan Porprov bukan berarti mengabaikan kepentingan olahraga. Justru menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar pembinaan atlet dan keikutsertaan Tanah Datar dapat berjalan dengan baik.
PJKIP Tanah Datar juga mendorong adanya keterbukaan informasi mengenai kesiapan anggaran, sehingga masyarakat dapat memahami kondisi yang sebenarnya.
Editor : Editor
