Batusangkar, - Kondisi SMP Negeri 2 Batipuh Selatan di Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, menjadi perhatian masyarakat setempat.
Sekolah ini menghadapi sejumlah persoalan sekaligus: jumlah peserta didik yang terus menurun, ketersediaan air bersih yang belum memadai, serta lingkungan yang terlihat kurang terawat.
Wali Nagari Padang Laweh Malalo, Akhyari, S.Sos., Dt. Talarangan, menjelaskan berkurangnya jumlah murid dipengaruhi banyaknya pilihan sekolah jenjang SLTP di wilayah tersebut, antara lain SMP, MTs Tabiah Malalo, dan MTs Muhammadiyah.
"Anak-anak juga ada yang bersekolah di luar nagari seperti ke MTs Batu Taba, yang masih masuk dalam zonasi," ujarnya Minggu (25/10/2026).
Hanya terdapat dua sekolah dasar di wilayah ini, sehingga sebagian siswa melanjutkan pendidikan ke daerah lain.
Persoalan air bersih juga dirasakan, terutama setelah bencana yang merusak sejumlah jaringan pipa."Kita sedang membangun sumur bor, pengerjaannya berlangsung. Mudah-mudahan mengatasi kekurangan air," kata Akhyari.
Selain itu, kebersihan lingkungan sekolah turut mendapat catatan. Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Padang Laweh Malalo, Ambo Samo, telah menyampaikan hal ini kepada pihak sekolah.
"Saat mendatangi sekolah, saya menyampaikan soal kebersihan kepada majelis guru untuk diteruskan ke kepala UPT. Namun sampai saat ini, kondisi masih terlihat kotor," ungkapnya.
Kondisi ini diharapkan segera mendapat perhatian menyeluruh dari sekolah, pemerintah daerah, pemerintah nagari, serta masyarakat.
Editor : Editor