Ke RSUD Pariaman Mahyeldi Urut Kaki Pasien

oleh -516 views
Gubernur Mahyeldi saat mengunjungi RSUD Pariaman menyempatkan diri berdialog dgn pasien. (doc/sumbar.madani)

Pariaman.TribunSumbar-Gubernur Sumatera Barat melihat secara langsung kondisi terkini rumah sakit yang menjadi rujukan Covid-19, selain memastikan pelayanan bagi pasien covid, juga memastikan pelayanan kesehatan bagi pasien berobat rutin di RSUD Pariaman berjalan dengan baik. Pada siang tadi, Rabu (28/7/21) Gubernur langsung menyapa, mendengar masukan dan saran dari masyarakat yang berobat. Mudah-mudahan, rumah sakit disetiap daerah bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Rumah sakit yang menjadi rujukan covid, diminta menyiapkan tenaga psikolog untuk membantu menyemangati pasien COVID-19 yang sedang menjalani isolasi agar imunnya bisa meningkat dan bisa pulih lebih cepat.

Karena dibutuhkan perawatan dan pengobatan dari tenaga kesehatan yang sudah profesional, dan juga tenaga psikolog agar semangat pasien ini bisa tumbuh dan pulih lebih cepat.

Rumah Sakit juga perlu membuat sebuah jadwal sebagai pedoman perawatan pasien COVID-19. Dalam jadwal itu dimasukkan kegiatan yang memungkinkan seperti olahraga ringan, berjemur dan sesi penyemangat bersama psikolog. Jangan biarkan pasien ini banyak tidur. Beri kegiatan agar semangat terbangun dan imun meningkat.

Pada kesempatan ini juga mendorong agar RSUD Pariaman bisa terus berkembang, bekerjasama dengan pihak ketiga. RSUD yang sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memungkinkan untuk bekerjasama dengan pihak ketiga tanpa harus menunggu dukungan pemerintah melalui APBD.

InsyaAllah terkait dengan kebutuhan oksigen dan vaksin sudah kita buat rencana penyiapannya. Oksigen pemprov sudah mendapat bantuan dari Sumatera Selatan, tinggal menyiapkan armada yang akan membawa ke Sumbar. Sedangkan vaksin, Pemprov Sumbar juga telah mengajukan usulan tambahan vaksin ke pusat hingga 800 ribu dosis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin antusias untuk vaksinasi. (sumber.fanpage#SumbarMadani)