Kokok Ayam Hias Bergema Saat Car Free Day Gor Agus Salim Padang

oleh -284 views
oleh
284 views

Padang–Kokok ayam hias terdengar panjang bersautan saat Car Free Day (CFD) di Gor Agus Salim, Minggu (6/3/22).

Kokok tersebut berasal dari Aneka Ayam Hias dari Komunitas Pesona Ayam Hias Minangkabau yang sedang menggelar kontes di kawasan Gor Agus Salim Padang.

Acara ini rutin diadakan setiap hari Minggu  di kawasan Gor Agus salim padang  Menurut Yunaidi Dt Mangkudun ketua Komunitas Pesona Ayam Hias Minangkabau Sumatera Barat mengatakan acara ini diadakan untuk silaturahmi sesama penghobi ayam hias dan kehadiran komunitas ini merupakan salah satu upaya melestarikan fauna endemik Sumatera Barat yaitu ayam ranggah batu dan Ayam kukuak balenggek.

Yunaidi menjelaskan ayam kukuk balenggek, ayam randah batu dan ayam sijantung bagomba bauk merupakan ayam asli Sumatera Barat yang berasal dari Kabupaten Solok “Sejarahnya, ayam ini merupakan peliharaan para raja, tidak semua kalangan bisa beternak seperti sekarang ini, namun karena perkembangan zaman ayam ini mulai menyebar ke seluruh Indonesia.” ungkap yunaidi

Sementara itu Fipinal Penasehat Komunitas Pesona Ayam Hias Minangkabau Sumatera Barat yang akrab disapa pak Pin peternak ayam langka jenis ayam randah batu menjelaskan, kini sudah mulai beragam jenis-jenis ayam hias, beragam pula ukuran badan ayam-ayam hias.

“Kami ingin menaikan atau membumingkan ayam endemik dari Sumatera Barat, yang menjadi pertanyaan apa yang sudah dikenal orang tapi belum juga muncul di permukaan adalah ayam kukuk balengge, ayam randah batu dan ayam sijantung bagomba bauk.

Ini semuanya belum populer, Jadi kami di komunitas pesona ayam hias minangkabau ingin mempopulerkan dan melestarikan jenis-jenis ayam hias termasuk ayam hias endemik dari Sumatera Barat,serta mensosialisasikan Ayam Kukuak Balenggek pancang di tanah dan ini yang benarnya” ucapnya

“Dalam hal ini kita ingin memperkenalkan ayam hias dari Sumatera Barat juga bagus-bagus disamping ayam hias impor dari luar negeri, seperti ayam dari Tibet, India, Amerika dan negara lainnya. Dari ayam hias ini sendiri dapat sebagai aset pariwisata di Sumatera Barat, begitu juga wacana akan memperkenalkan kepada generasi muda pelajar mengenai edukasi tentang ayam hias sebagai tambahan pelajaran di sekolah,” ungkapnya

Ketua pelaksana silaturahmi dan pameran ayam hias Nusantara dan mancanegara yang juga penghobi ayam hias jenis ayam Gatre tancau yang lebih dikenal dengan om.Jose, menjelaskan kegiatan ini adalah untuk memperkuat hubungan silaturahmi rasa kekeluargaan kawan-kawan anggota komunitas pesona ayam hias Minangkabau, kami yakin untuk kedepan progres kegiatan akan lebih dimaksimalkan dalam bentuk acarakah ataupun materi-materi yang dihadirkan.

“Salah satu visi misi komunitas pesona ayam hias adalah untuk mengangkat jenis-jenis ayam endemik khususnya di Sumatera Barat, fokus kami sebenarnya untuk bisa dikembangkan jenis-jenis ayam endemik Sumatera Barat guna diperkenalkan kepada masyarakat umum. jadi secara langsung masyarakat dapat mengetahui jenis-jenis ayam endemik Sumatera Barat,” pungkasnya.(**)