Tanah Datar Siap Sukseskan TdS dan Festival Pesona Budaya Minangkabau

oleh
Ketua Panitia Pelaksana Erwin Tri Putra (tiga kanan) menyampaikan ekspose kegiatan TdS dan Festival Pesona Budaya Minangkabau di hadapan stakeholder terkait di Kantor Bupati Tanah Datar, Rabu 24/10 (foto: fantau)

Batusangkar,— Pemerintah Kabupaten Tanah Datar siap menggelar dan menyukseskan dua ivent bertaraf internasional yang masuk dalam 100 wonderful Indonesia.

Yakni  balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) pada 3 sampai 11 November 2018 dan Festival Pesona Budaya Minangkabau 28 November sampai 2 Desember 2018.

“Pada Tour de Singkarak ke-10 tahun 2018 ini, Tanah Datar akan dilalui sebanyak 4 stage, sementara saat Festival Pesona Budaya Minangkabau akan diisi penampilan kesenian dan kebudayaan Minangkabau serta Festival Keraton Nusantara XII yang diikuti sekitar 40 kerajaan se-Nusantara,”ujar Asisten Ekobang Edisusanto saat rapat persiapan di Kantor Bupati, Pagaruyung, Rabu 23/10.

Edisusanto menyampaikan empat stage yang akan dilalui pebalap TdS adalah stage 1, Minggu 4 November menempuh rute sepanjang 122,7 kilometer dari Kota Bukittinggi menuju Sijunjung.

Selanjutnya, stage 3, Selasa 6 November sepanjang 100,6 kilometer dari Kabupaten Solok menuju Tanah Datar, stage 6 sepanjang 103,5 kilometer dari Kota Solok menuju Kota Payakumbuh, dan stage 7 sepanjang 193,7 kilometer dari Kota Padang Panjang menuju Kabupaten Solok Selatan.

Sementara pada ivent Festival Pesona Budaya Minangkabau akan diisi dengan beberapa kegiatan di antaranya, inilah dia:

1. Pawai Budaya Minangkabau, 2. Arakan Jamba, 3. Makan Bajamba, 4. Penyerahan Rekor MURI, 5. Kirab Raja-raja Nusantara, 6. Pagelaran Budaya Kabupaten/Kota se- Sumbar, 7. Pameran Matrilineal, 8. Festival Kopi, Pagaruyung Expo, 9. Fashion Show Authentic Minangkabau, 10. Pameran Benda-benda Pusaka, 11. Aneka Lomba Permainan Anak Nagari Minangkabau, 12. Pacu Jawi dan 13. Hiburan Artis Minang.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Erwin Tri Putra menyampaikan beberapa ivent yang dapat menarik kunjungan wisatawan dalam dua kegiatan tersebut adalah acara Marandang dan Malamang, atraksi seribu randai, balap sepeda Minangkabau Bike, dan lomba lari Pagaruyung Run.

Erwin menjelaskan untuk lomba Marandang dan Malamang, pesertanya harus berpakaian daerah dan alat bahannya berupa kayu dan tungku seperti zaman dulu.

“Untuk atraksi 1.000 randai akan menampilkan koreografi yang diikuti lebih dari 1.000 pesilat yang akan memperagakan silat tradisional,”ujar Direktur Utama PT Cahaya Pilar Kencana ini. (fantau)