Terkadang barang yang ia pesan beberapa ada yang rusak dan bolong kecil untuk menghindari kerugian pak Makmur harus menurunkan harga bagi barang yang rusak.
Dalam mengenalkan produknya untuk jangka yang lebih luas pak Makmur aktif melakukan pemasaran di salah satu sosial media yaitu facebook dan dikelola bersama dengan istrinya.
Berkat pemasaranya yang sudah meluas pak Makmur mendapatkan pesanan dari luar daerah Jakarta seperti Medan dan Lampung. Selama meningkatnya permintaan pada baju daster, pendapatan pak Makmur terus bertambah dalam sebulan ia mendapatkan omzet sekitar Rp 40 juta
Dengan meningkatkan peminat dan menjaga agar pelanggan tidak mudah bosan, pak Makmur selalu menambahkan model pakaian daster yang baru. Ini merupakan Salah satu strategi dalam menjalankan usaha yang ditekuninya.
“Selama menjalankan bisnis mau sebanyak apapun saingannya, kesabaran dan konsep adalah hal yang paling utama.” ujar pak Makmur mengakhiri wawancara. (analisa)
Editor : Adrian Tuswandi, SH