Hhmm, 'Randang Salamaik' Nan Dicari

Randang kuliner khas minang jadi makanan terlezat di dunia. (foto: google)
Randang kuliner khas minang jadi makanan terlezat di dunia. (foto: google)

Taslim pun kecewa, selera makan yang menggebu sebelumnya musnah seketika, keinginan makan siang cepat dengan samba randang yang15 tahun tak pernah dicicipi sirna sudah.Namun demi rasa terpendam 15 tahun, Taslim gigih mencoba bertanya ke si pelayan lagi.

"Iu sabanta ko (sebentar ini) untuk ibu itu masih ado (ada)?,"tanyanya. "Itu alah dipasan (dipesan) dari patang (kemarin) dek (sama) Taci tu da,"jawab si pelayan.Taslim hanya bisa diam ternyata makanan favoritnya randang Selamat memang luar biasa dicari, dinanti dan dirindu banyak orang.

"Hhhmm, tidak salah juga saya memfavoritkan Randang Selamat walaupun sudah 15 tahun tidak mencicipi. Jadi hambar selera ini,"ujarnya memulai makan tanpa rendang.Namun Taslim mengaku walau kecewa tanpa sambal randang, dia tetap makan lahap. Karena racikan menu RM Selamat tidak berubah dan memorinya kembali ke 15 tahun silam.

"Lahap juga akhirnya, karena rasa sambalnya tidak berubah, masih sama waktu saya sering makan di sini 15 tahun lalu,"ujar Taslim.Selesai makan niat makan Rendang Selamat belum susut. "Saya tidak mau kalah dengan Taci itu, sambil saya membayar makan saya katakan ke kasir, da ambo pasan randang untuk makan siang bisuak, dijawab sang kasir, yo tapi jan siang bana tibo da,"ujar Taslim ceritakan dialognya .

Sambil keluar dari RM Selamat, Taslim berfikir ternyata memang tidak salah kalau rendang itu makan terlezat di dunia."Meski belum jadi makan randang salamat tadi, tapi saya bangga, randang kuliner khas Sumbar pantas dilabel sebegai terlezat di dunia, akhirnya ayo, mari kita promosikan makanan tradisional kita ke seantero dunia....Selamat menikmati Randang,vmakanan asli rang Minang Sumatera Barat Indonesia,"ujarnya. (erwan)

Editor : Adrian Tuswandi, SH
Banner Komintau - Menteri
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini