Jalan Payakumbuh - Lintau Rusak Parah, Sudah Jatuh Korban

Irfendi Arbi tokoh tak memantang, Sabtu 3/9-2022 bersama warga perbaiki jalan dengn cara gotong royong. (dok)
Irfendi Arbi tokoh tak memantang, Sabtu 3/9-2022 bersama warga perbaiki jalan dengn cara gotong royong. (dok)

 Limapuluh Kota --- Ruas jalan Payakumbuh- Lintau kini rusak parah, seperti tidak ada uang pemerintah untuk memperbaikinya.

Dampak jalan rusak parah itu menzrut informasi warga sudah ada pengendara yang alami kecelakaan, sadar bakal jatuh lagi korban di rzas itu, warga bersama Mantan Bupati Linapuluh Kota Irfendi Arbi pun sisngsingkan lengan baju."Tidak bisa kita menunggu pemerintah, ada sikap kita selama ini terpendam yaitu gotong royong, semoga aksi spontan hari ini bisa menimalisir kerusakan jalan dan menghindari kecelakaan lalu lintas berulang," ujar Irfendi Arbi saat istirahat dari kerja bakti, Sabtu 3/9-2022.

Masyarakat Jorong Tarok, Nagari Andaleh, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota pub terpicu semangatnya berswadaya untuk gotong royong mempervaiki ruas jalan tersebut.Pemantik jiwa gotong royong tadi itu setelah mendapat bantuan material semen dan pasir dari tokoh masyarakat Kecamatan Lareh Sago Halaban, On Dt. Suanso dan turun tanganny Irfendi Arbi, mulai memberikan  bantuan semen untuk mencor badan jalan yang rusak parah akibat dilindas truk bertonase berat milik pengusaha tambang. Juga turut gotong royong bersama warga.

Goro dimotori Kapolsek Luhak, Iptu Rika Susanto bersama jajarannya dan Wali Jorong Tarok, Yoni Firdaus serta puluhan masyarakat Nagari Andaleh itu, kali ini memperbaiki badan jalan yang rusak pada ruas Simpang Nagari Andaleh yang mengalami rusak parah sejak empat tahun lalu.Irfendi Arbi turun bersama warga melakukan 'goro' memperbaiki badan jalan yang rusak tersebut, mengaku prihatin melihat kondisi jalan yang rusak dan telah memakan korban jiwa 4 orang meninggal dunia dan beberapa orang mengalami luka berat dan ringan akibat terjerembab ke dalam lobang jalan yang rusak parah tersebut.

“Atas nama tokoh masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota, melalui Gubernur kita meminta perhatian Dinas PUPR Sumbar agar mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki puluhan titik badan jalan yang rusak parah ini,” ujar Irfendi Arbi yang tengah mempersiapkan diri maju ke Senayan 2024.Permintaan yang sama juga disampaikan Wali Jorong Tarok, Yoni Firdaus. Menurutnya, aksi goro yang dilakukan warganya melakukan perbaikan jalan dengan cara mencor badan jalan yang rusak secara swadaya adalah bentuk kekecewaan masyarakat yang merasa prihatin terhadap kondisi jalan provinsi yang seharusnya menjadi tanggungjawab Pemerintah Pemprov Sumbar untuk memperbaikinya.

“Namun sudah hampir 4 tahun kondisi badan jalan tersebut hancur, jalan yang rusak akibat dilindas truk bertonase berat mengangkut material tambang galian C tersebut tidak kunjung mendapat perhatian dari Pemprov Sumbar. Padahal, kondisi jalan yang rusak, hancur penuh lobang tersebut sempat menelan korban jiwa empat orang pengendara meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka berat dan ringan akibat terjerembab ke badan yang rusak parah tersebut,” ungkap Yoni Firdaus.Rusak parahnya jalan propinsi ruas Payakumbuh-Lintau akibat mobilisasi material tambang galian C ini, tidak hanya disuarakan tokoh masyarakat setempat.

Anggota DPR RI, Rezka Oktoberia dari Fraksi Partai Demokrat di Senayan Jakarta bersuara segera perbaiki ruas Payakumbuh-Lintai setelah Rezka beberapa kali menerima keluhan warga setempat ketika melakukan kunjungan kerja ke daerah itu, juga telah menyuarakan aspirasi masyarakat Kecamatan Lareh Sago Halaban dan Kecamatan Luhak ini ke Pemerintah Propinsi Sumatera Barat.“Saya minta Gubernur Sumbar dan OPD terkait, agar segera memperbaiki jalan propinsi ruas Payakumbuh-Lintau yang kondisinya sudah rusak parah sepanjang kurang lebih 7 km ini,”ujar Rezka lewat media beberapa waktu lalu.(adr)

Editor : Adrian Tuswandi, SH
Banner InfografisBanner PLN Black Out
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini