Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Barlius, yang mewakili Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, menyebutkan bahwa SMK-SMAK Padang merupakan kebanggaan provinsi ini.
“SMK-SMAK Padang adalah andalan kami dan menjadi percontohan, karena melahirkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. Prestasi lulusan juga turut mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional,” katanya.
Barlius berharap SMK-SMAK Padang terus mengembangkan potensi serta mempertahankan kualitasnya sebagai sekolah vokasi terbaik di Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan SMK-SMAK Padang akan memperkuat citra pendidikan Sumatera Barat di kancah nasional.
Kepala Sekolah SMK-SMAK Padang, Nasir, dalam laporannya juga menyampaikan bahwa angkatan ke-56 ini menamakan dirinya sebagai “Amertha Intelegensia,” yang berarti kecerdasan abadi.
Dengan penambahan 239 lulusan pada tahun ini, jumlah total lulusan SMK-SMAK Padang sejak didirikan telah mencapai 6.668 orang.Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tahun ajaran 2023/2024 dilakukan melalui Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS), yang terdiri dari Jarvis Prestasi, Jarvis Mandiri, dan Jarvis Bersama.
Proses pembelajaran teori dan praktik yang dilaksanakan selama empat tahun mengikuti Kurikulum Merdeka yang telah disesuaikan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) serta kebutuhan dunia usaha dan industri.
Selain itu, program unggulan seperti Analisis Terpadu II, Program Dual System, dan Praktik Kerja Industri (Prakerin) juga menjadi bagian penting dalam pendidikan di SMK-SMAK Padang.
Sertifikasi KKNI Level III pada Kompetensi Keahlian Kimia Analis dilaksanakan oleh LSP–P1 SMAK Padang, sedangkan Sertifikasi Internasional diberikan oleh Hobart Technology Australia untuk 88 siswa.
Editor : MS