Padang, - Ketua DPW PKPS Sumatera Barat, H. Budi Syukur, kembali menunjukkan kecintaannya terhadap budaya Minangkabau dengan menyenandungkan lagu Minang berjudul "Tikam Indak Bajajak".
Lagu ini, yang diciptakan oleh pengurus DPD PAPPRI Sumbar, Sexri Budiman, menggambarkan perasaan kasih yang tak sampai.
Aransemen lagu tersebut diolah oleh Nover T dengan pengambilan lokasi di Lubuk Minturun, Padang.
Dalam wawancara dengan media pada Selasa (22/10/2024), Budi Syukur menyampaikan bahwa ia merasa sangat terhormat bisa membawakan lagu ciptaan Sexri Budiman tersebut.
"Saya menyenandungkan lagu ini karena liriknya penuh dengan makna mendalam, menggunakan kata-kata yang sangat mudah dicerna, sesuai dengan bahasa Minang," jelas Budi Syukur.
Lirik lagu "Tikam Indak Bajajak" memuat ungkapan hati yang tersakiti namun tak berdarah, sebuah perumpamaan tentang perasaan hancur yang tak terlihat secara fisik. Berikut adalah penggalan liriknya:Tikam indak bajajak, luko indak badarah, nan badan hiduik taraso mati, ngilu hati kok rusak, nyao raso baralah, lah langang rasonyo di nan rami.
Dulu maso baduo, hati babungo-bungo, sabana arek buhuonyo cinto, sungguah indak di sangko, kaba buruak nan tibo, bapisah ndak basabab bakarano.
Lagu ini, menurut Budi Syukur, sangat dekat dengan kesehariannya karena dirinya telah lama akrab dengan tembang-tembang Minang.
Bahkan, ia menyatakan bahwa lagu-lagu Minang telah menjadi bagian penting dalam hidupnya.
Editor : MS






