Basarnas Padang Intensifkan Pencarian Lansia Hanyut di Sungai Parak Rumbio

Proses pencarian pria lansia hanyut di Sungai Parak Rumbio Padang. (Foto: Ist)
Proses pencarian pria lansia hanyut di Sungai Parak Rumbio Padang. (Foto: Ist)

Mereka dilengkapi dengan Rescue Car Double Cabin, perahu karet (LCR), dan perangkat Aqua Eye, alat pendeteksi objek di bawah air yang dirancang untuk mempermudah identifikasi lokasi korban.

Tim berangkat dari Kantor Basarnas Padang pada pukul 08.50 WIB dan langsung melakukan penyisiran di area sekitar sungai.

"Pencarian ini kami prioritaskan agar dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi guna meningkatkan peluang menemukan korban dalam kondisi terbaik," ujar Abdul Malik.

Mengingat jarak lokasi kejadian sekitar 10,5 kilometer dari Kantor Basarnas Padang, tim juga memanfaatkan bantuan masyarakat setempat untuk mempercepat akses serta mendapatkan informasi tambahan di lapangan.

Darwis dikenal sebagai petani yang sering melewati Sungai Parak Rumbio untuk menuju sawahnya.

Namun, pada hari kejadian, aliran sungai dilaporkan lebih deras dari biasanya, diduga akibat curah hujan yang meningkat.

Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi tim pencari, mengingat arus yang deras dapat memperluas area pencarian.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama di musim penghujan, demi menghindari insiden serupa,” tegas Abdul Malik.

Hingga berita ini ditulis, operasi pencarian masih terus berlangsung. Basarnas Padang menyatakan komitmen penuh untuk menemukan korban secepat mungkin.

Mereka berharap kondisi cuaca tetap mendukung sehingga operasi dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Editor : MS
Banner Komintau - Menteri
Bagikan

Berita Terkait
Terkini