Solok Selatan, - Nagari Bidar Alam, sebuah wilayah yang kaya sejarah di Kecamatan Sangir Jujuan, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, menjadi sorotan pada peringatan Hari Bela Negara yang jatuh pada 19 Desember.
Sebagai salah satu tempat penting dalam sejarah perjuangan Indonesia, Nagari Bidar Alam tidak hanya dikenal sebagai pusat
PDRI pada tahun 1949, tetapi juga menjadi simbol perjuangan dan pengorbanan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan.
Pada momen spesial ini, Nagari Bidar Alam menggelar berbagai perlombaan dan kegiatan yang melibatkan masyarakat dari seluruh jorong.
Acara ini berlangsung meriah dengan partisipasi aktif dari warga, yang menunjukkan rasa antusias yang luar biasa.
Epli juga menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan kembali semangat cinta tanah air kepada masyarakat.
Menurutnya, Hari Bela Negara bukan hanya momen refleksi sejarah, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat rasa kebangsaan di tengah masyarakat modern.
“Sejarah PDRI dalam mempertahankan NKRI harus terus kita kenalkan kepada generasi penerus. Generasi muda khususnya, harus memahami bahwa Bidar Alam adalah saksi bisu perjuangan besar bangsa ini,” tambah Epli.
Tidak dapat disangkal, peristiwa heroik yang terjadi di Bidar Alam memiliki arti penting dalam perjuangan mempertahankan NKRI.
Editor : MS