Kapalo Koto ketahanan Budaya Jadi pondasi Ketahanan Luhak Nan Tuo Untuk Memperkokoh Ketahanan Nasional

Ninik mamak Gurun, KAN Gurun dan LKAAM Tanah Datar bersama Bupati Eka Putra menyerahkan syarat ke guru gadang Silek Harimau Edwel Yusri Dt Rajo Gampo Alam, Minggu (2/2/2025). (Foto: Ist)
Ninik mamak Gurun, KAN Gurun dan LKAAM Tanah Datar bersama Bupati Eka Putra menyerahkan syarat ke guru gadang Silek Harimau Edwel Yusri Dt Rajo Gampo Alam, Minggu (2/2/2025). (Foto: Ist)

"Kita berharap Tanah Datar harus memiliki Dinas Kebudayaan sendiri dan Tanah Datar ke depan tidak hanya menjadi jantung Minangkabau tetapi bisa menjadi pusat pengembangan budaya melayu di asia khususnya negara serumpun Malaysia, Singapore, Pattani Campa Thailand dan Brunei,"ujarnya.

FDB juga menjelaskan bahwa ketahanan budaya merupakan pondasi dasar ketahanan daerah guna memperkokoh Ketahanan Nasional

"Melalui kegiatan seni dan budaya kita harapkan bisa menjadi pengembangan karakter bangsa bagi generasi muda masa depan,"ujarnya.

Plt Badan Pelestarian Kebudayaan Wilayah III yang hadir mewakili Direktur Sapras Kementerian Kebudayaan RI melihat Kapalo Koto dan aktivitasnya bisa menjadi icon baru Kebangkitan tradisi yang perlu dirawat dan bisa mendapat perhatian dari perantau dengan gerakan partisipasi sato kaki seperti yang dijelaskan oleh Febby Dt Bangso yang juga Alumni PPRA Lemhanas RI itu.

Wakil Ketua LKAAM Tanah Datar , Dt Gadang mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Kapalo Koto dengan Fonder's Dt Febby. (***)

Editor : MS
Banner InfografisBanner - Gor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini