Gubernur juga menegaskan bahwa seleksi pejabat dilakukan melalui uji kompetensi berdasarkan sistem merit.
Untuk itu, ASN diimbau terus meningkatkan kapasitas diri agar siap mengemban tanggung jawab baru di masa mendatang.
Dalam pelantikan ini, Gubernur Mahyeldi mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah kursi kepala OPD yang kosong di Pemprov Sumbar.
Posisi seperti Sekretaris Daerah Sumbar, Kadis Kehutanan, Kepala Badan Kesbangpol, hingga Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) sedang dalam proses seleksi.
Gubernur menekankan bahwa pengisian jabatan dilakukan secara transparan melalui mekanisme job fit atau seleksi kompetensi.
"Kompetensi menjadi kunci utama untuk menempati posisi-posisi tersebut," ujarnya.Pelantikan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Sumbar, Harneli Bahar Mahyeldi, Asisten II Bidang Ekonomi dan Keuangan Setdaprov Sumbar, Arry Yuswandi, serta jajaran kepala OPD dan pejabat lainnya di lingkup Pemprov Sumbar.
Gubernur berharap sinergi dan kolaborasi yang kuat dari seluruh OPD mampu menjawab tantangan pemerintahan di masa depan. (***)
Editor : MS