Pemkab Solok Selatan Dukung Pembangunan Proyek PLTP Muara Laboh Unit 2

Acara Konsultasi Publik dan Sosialisasi Pengembangan Proyek PLTP Muara Laboh Unit 2 yang berlangsung di GOR Supreme Energy Pekonina, Selasa (18/2/2025). (Foto: Ist)
Acara Konsultasi Publik dan Sosialisasi Pengembangan Proyek PLTP Muara Laboh Unit 2 yang berlangsung di GOR Supreme Energy Pekonina, Selasa (18/2/2025). (Foto: Ist)

Ia menjelaskan bahwa PT SEML berkomitmen untuk meminimalkan dampak negatif demi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Selain manfaat lingkungan, proyek ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

PLTP Muara Laboh Unit 2 diperkirakan akan menyumbang sekitar Rp29 miliar hingga Rp30 miliar per tahun ke Pendapatan Asli Daerah (PAD), atau sekitar 40% dari total PAD Kabupaten Solok Selatan.

Komposisi tenaga kerja lokal juga dioptimalkan, dengan 80% posisi diisi oleh masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten 3 Pemkab Solok Selatan, Irwanesa, menyatakan bahwa kehadiran perusahaan bertaraf internasional seperti PT SEML merupakan peluang besar bagi daerah.

"Kita harus mendukung proyek ini sepenuhnya karena kontribusi yang diberikan sangat besar, terutama untuk PAD. Dengan dana investasi mencapai Rp1,5 triliun, kita bisa mengatasi keterbatasan APBD yang masih di bawah Rp1 triliun," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan proyek agar masyarakat memahami proses dan manfaat yang dihasilkan.

Dengan sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, proyek PLTP Muara Laboh Unit 2 diharapkan dapat berjalan lancar.

Selain meningkatkan perekonomian daerah, proyek ini juga memperkuat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya energi terbarukan.

Dampak positif proyek ini akan menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara pihak-pihak terkait dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. (***)

Editor : MS
Banner InfografisBanner - Gor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini