Dalam dua minggu pertama menjelang Ramadan, Aris mampu menjual setidaknya lima parcel per hari.
Dengan modal awal sekitar Rp25 juta yang digunakan untuk membeli perlengkapan seperti sewa tenda, aneka kue keranjang, dan hiasan, permintaan parcel meningkat drastis menjelang Lebaran.
Bayangkan, ia bisa menjual hingga 50 parcel per hari dan mengumpulkan omzet sebesar Rp60 juta selama Ramadan.
2. Bisnis Kue Kering
Kalau bicara soal bisnis kue kering Ramadan, nama "Brainqu Kicau" milik Rauda dan Fitria Heryani pasti tak asing lagi.
Dengan modal awal hanya lima juta rupiah, mereka memulai usaha ini sejak tahun 2014 dan kini bisa meraih omzet hingga 110 juta rupiah.
Menghadirkan lima varian kue kering khas "Kicau" dengan harga mulai dari Rp75.000 hingga Rp120.000 per toples, permintaan produk mereka melonjak drastis menjelang Lebaran.Bahkan, dalam satu bulan mereka mampu memproduksi sekitar 1.000 toples kue dengan keuntungan mencapai 50% dari omzet.
3. Katering Ketupat Lebaran
Selain kue dan parcel, katering ketupat Lebaran juga menjadi peluang yang tak kalah menguntungkan.
Editor : Editor