Proses penilaian melibatkan sejumlah lembaga kredibel, termasuk Institut Otonomi Daerah (i-OTDA), Lembaga Kajian Nawacita (LKN), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, serta berbagai konsultan dan praktisi ekonomi bisnis nasional.
Selain Gubernur Mahyeldi, beberapa kepala daerah lain di Sumatera Barat juga menerima penghargaan serupa, di antaranya Wali Kota Padang, Wali Kota Padang Panjang, dan Bupati Sijunjung.Dalam kesempatan itu, Gubernur Mahyeldi didampingi Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumbar, Kuartini Deti Putri, Direktur RSUD RSAM, drg. Busril, serta Kepala Badan Penghubung Sumbar, Aschari Cahyaditama. (***)
Editor : MS