Maigus juga menyoroti permasalahan sosial, seperti berkurangnya minat anak ke masjid pasca-Ramadan dan maraknya tawuran pelajar yang kini terjadi siang hari.
“Hal ini menunjukkan perlunya solusi menyeluruh. Kita harus introspeksi bersama,” tambahnya.
Ia menyampaikan bahwa Wali Kota Padang sebenarnya ingin hadir, namun karena agenda dengan tamu dari pusat, maka pelimpahan tugas dilakukan langsung kepada dirinya, bukan kepada asisten atau staf ahli.
“Ini adalah bentuk penghormatan dari Wali Kota kepada guru,” tegas Maigus.
Dalam kesempatan tersebut, Maigus juga menyampaikan sembilan program unggulan Pemko Padang dan menguji langsung hafalan para hafizh.Ia merasa sangat puas melihat kemampuan para siswa dalam menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Acara Silaturahmi Akbar ini ditutup dengan tausiyah oleh Guru Besar UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. H. Salmadanis, M.Ag., yang memberikan motivasi dan nilai-nilai spiritual kepada para pendidik. (***)
Editor : MS