Melalui marandang massal ini, Kapolda Sumbar mengajak masyarakat untuk menafsirkan ulang nilai-nilai tersebut dalam konteks kehidupan modern: gotong royong, persatuan, dan kebanggaan atas warisan budaya
Polda Sumbar Cetak Sejarah, Randang Menyatukan Bangsa
Tanggal 22 Juni 2025 akan tercatat dalam sejarah, bukan hanya sebagai peringatan Hari Bhayangkara, tetapi sebagai hari di mana randang menyatukan ribuan orang dari berbagai latar belakang dalam semangat yang sama: cinta akan budaya, kebersamaan, dan kebanggaan terhadap Sumatera Barat.Ketika tungku-tungku menyala dan asap randang perlahan menyelimuti pagi Padang, di sanalah tergurat harapan bahwa kebudayaan bisa menjadi jalan untuk mempersatukan, memuliakan, dan membangun Indonesia yang lebih manusiawi.(***)
Editor : MS