PWI Solok Selatan Harumkan Nama Daerah di Porwaprov Sumbar 2025

Dua jurnalis muda PWI Solok Selatan, Abdul Qodir dan Arditono, sukses meraih juara dalam Lomba Karya Jurnalistik Porwaprov Sumbar 2025 yang digelar di Payakumbuh. (Foto: Ist)
Dua jurnalis muda PWI Solok Selatan, Abdul Qodir dan Arditono, sukses meraih juara dalam Lomba Karya Jurnalistik Porwaprov Sumbar 2025 yang digelar di Payakumbuh. (Foto: Ist)

Payakumbuh,- Pekan Olahraga Wartawan Provinsi (Porwaprov) Sumatera Barat Bank Nagari Open 2025 yang digelar di Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota resmi ditutup oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elza Wasdarman, pada Minggu (22/6/2025), di Aula Balai Kota Payakumbuh.

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Solok Selatan yang dikomandoi oleh Hendrivon mengirimkan sembilan orang peserta untuk mengikuti sejumlah cabang olahraga. Untuk Lomba Karya Jurnalistik, PWI Solsel hanya mengutus dua nama yaitu Abdul Qodir dan Arditono.

Namun siapa sangka, dengan jumlah peserta yang minim, PWI Solok Selatan justru tampil mengejutkan. Dari sekitar 20 peserta dari berbagai kabupaten/kota, kedua wartawan muda ini berhasil meraih prestasi gemilang. Abdul Qodir meraih Juara III, sementara Arditono mendapatkan Juara Harapan II.

Karya keduanya menyoroti pesona budaya dan keindahan Nagari Tanjung Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota-sebuah wilayah yang kaya nilai kultural namun belum banyak terangkat ke permukaan.

Lebih dari sekadar kemenangan individu, pencapaian ini menjadi simbol kebangkitan jurnalisme daerah. Dalam tekanan waktu dan tantangan menulis langsung di lapangan, mereka membuktikan bahwa kualitas tak selalu berasal dari kota besar.

Yang lebih membanggakan, Abdul Qodir merupakan wajah baru di dunia jurnalistik. Ia baru aktif menulis sejak 2023, namun semangat dan konsistensinya sebagai wartawan Harian Haluan dan penyiar Radio Teman Sejati 90,8 FM telah mengantarkannya ke podium kehormatan.

“Ini kemenangan untuk semua yang percaya dan membimbing saya. Bukan semata hasil usaha sendiri, tapi buah kolaborasi dan motivasi dari banyak pihak,” ungkap Qodir.

Sementara itu, Arditono yang juga menjabat sebagai Sekretaris PWI Solok Selatan, menganggap capaian ini sebagai hasil dari kerja keras, proses belajar tanpa henti, dan kepercayaan pada potensi diri.

“Kami tampil bersama nama-nama besar di dunia pers Sumbar. Bisa masuk jajaran pemenang adalah kehormatan sekaligus bukti bahwa kita layak diperhitungkan,” tegasnya.

Kompetisi berlangsung ketat, dengan deretan peserta ternama seperti Agoes Embun (Pimpinan Redaksi Radar Sumbar), jurnalis senior Asroel BB yang telah berusia 78 tahun, hingga tokoh berpengalaman seperti Joni Hermanto, Isril N. Dt. Tumamad, dan Jon Kenedi.

Editor : MS
Banner Nevi - Bencana
Bagikan

Berita Terkait
Terkini