Lomba ini dinilai oleh dewan juri berkelas, di antaranya Amirudin (Koordinator), Zul Efendi, Reviandi dan Susilo. sosok-sosok senior yang telah malang melintang di dunia jurnalistik Sumbar. Penilaian difokuskan pada keaslian, kekuatan narasi, serta keakuratan data lapangan.
Ketua PWI Solok Selatan, Hendrivon, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas capaian tersebut.
“Saya bangga luar biasa. Mereka membawa pulang kehormatan. Ini bukti bahwa insan pers Solok Selatan punya nyali, punya kualitas, dan pantas bersinar,” ujarnya penuh semangat.
Ia pun mengajak seluruh anggota PWI untuk menjadikan momen ini sebagai pemantik semangat berkarya.
“Teruslah menulis, teruslah belajar. Ajang seperti ini bukan akhir, tapi langkah menuju kiprah yang lebih besar,” tutupnya.Dengan torehan prestasi ini, PWI Solok Selatan tidak sekadar aktif secara organisasi, tetapi juga membuktikan eksistensinya dalam kancah kompetisi jurnalistik.
Mereka bukan datang sebagai penggembira, melainkan prajurit pena dari Selatan yang siap mewarnai peta jurnalistik Sumatera Barat dengan karya dan dedikasi. (***)
Editor : MS