Sementara itu, Ny. Nita Christanti Azis selaku inisiator dan tim kurator program "100 Festival", mengungkapkan keprihatinannya terhadap minimnya perhatian terhadap budaya lokal yang kaya, namun belum diangkat secara maksimal.
“Budaya Padang Pariaman sangat potensial. Kalau kita hanya diam, siapa lagi yang akan memelihara, dan menjaganya serta mempublikasikannya? Program ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM dan para pengrajin lokal yang memerlukan pembinaan dan perlindungan untuk mempertahankan eksistensinya,” ujarnya.Baca juga: Pemkab Padang Pariaman Percepat Revitalisasi Sekolah Terdampak Bencana, Rp25,3 Miliar Dikucurkan
Program "100 Festival" diharapkan menjadi pemantik semangat pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif yang merata di seluruh nagari di Padang Pariaman. (kominfo)
Editor : MS
