Padang, - Setelah melalui pembahasan secara intensif, panitia pelaksana (Organizing Committee/OC) bersama panitia pengarah (Steering Committee/SC) akhirnya menetapkan jadwal Kongres VIII Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Andalas. Kongres yang akan memilih Ketua Umum DPP IKA Unand periode 2025–2029 ini akan diselenggarakan pada Sabtu, 4 Oktober 2025.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat gabungan OC dan SC yang berlangsung di Padang, Kamis malam (3/7/2025). Rapat ini dipimpin oleh Ketua SC Dr. Munzir Busniah, didampingi Ketua OC Dr. Riendra, serta dihadiri oleh sejumlah anggota penanggung jawab, seperti Muchsin AR dan lainnya. Berbagai masukan disampaikan dalam forum tersebut.
“Penetapan jadwal kongres ini telah melalui pertimbangan matang, terutama karena masa jabatan pengurus periode 2021–2025 akan berakhir pada 9 Oktober. Artinya, kongres harus digelar sebelum tanggal tersebut,” jelas Riendra, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian DPP IKA Unand.
Riendra menambahkan bahwa pelaksanaan kongres ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis Universitas Andalas. Adapun puncak peringatan dies natalis akan digelar pada 13 September 2025.
"Langkah awal kami adalah menyiapkan proposal kegiatan. Aspek pendanaan menjadi hal yang krusial, termasuk pendataan calon donatur baik dari kalangan individu, institusi, maupun pihak lainnya," ujar Riendra.
Sementara itu, Ketua SC Dr. Munzir Busniah menekankan pentingnya kongres sebagai momentum strategis untuk keberlangsungan organisasi. Pihaknya juga akan mengadakan rapat lanjutan SC guna menyusun agenda secara lebih rinci."Kami segera menyosialisasikan pelaksanaan kongres ini kepada seluruh ketua IKA fakultas, wilayah, dan unsur terkait lainnya," jelas Munzir, yang juga anggota Majelis Wali Amanat Unand.
Dalam kesempatan itu, juga dikemukakan sejumlah usulan kegiatan pendukung kongres, seperti jalan sehat dan kegiatan sosial lainnya. “Kami mengundang seluruh alumni Unand untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan dan menyemarakkan rangkaian kegiatan kongres ini,” tutup Riendra. (***)
Editor : MS