Painan. - Kondisi Rutan Kelas II B Painan saat ini sudah cukup.padat alias over kapasitas, dengan kapasitas 48 orang, saat ìni hampir 196 orang warga binaan yang menjalani tahanan di Rutan Kelas II B Painan ini.
Menjadi pekerjaan extra super ketat dilakukan Karutan Kelas II B Painan Hastono, dengan anggotanya dalam melakssnakan pengamanan di dalam Rutan Kelas II B Painan.
Kepada Media, Kepala Rutan Kelas II B Painan Hastono menyampaikan, mengantisipasi ganguan keamanan dan kertiban di dalam Rutan Kelas II B Painan, anggotanya melakukan patroli ataupun pengecekan setiap kamar warga binaan di tempatnya.
Pengecekan bukan hanya di dalam kamar warga binaan saja, anggota yang bertugas juga melakukan pengecekan satu persatu warga binaan yang ada setiap kamar," ujarnya.
"Kita juga lakukan pengecekan barang masuk dari luar, yang di bawah oleh setiap tamu yang akan berkunjung ke Rutan Kelas IIB Painan," tegas Hastono.
Pengecekan dilakukan dua tahap, mulai dari penjagaan dan pintu masuk.ke dalam Rutan Kelas II B Painan. Dan, kita ingin pastikan tidak ada barang yang dibawah oleh keluarga warga binaan bisa menggangu keamanan di dalam. Seperti senjata tajam, Handphone, dan narkoba.Selan itu, pihaknya juga telah memasang camera CCTv di beberapa lokasi di dalam Rutan Kelas II B Painan, guna memantau aktifitas para warga binaan," kata Karutan Kelas II B Painan.
Untuk warga binaan ada di Rutan Kelas II B Painan, Hastono didominasi oleh narapidana Narkoba," sambungnya.
Menindak lanjuti hasil kunjungan Kanwil Dirjenpas Sumatera Barat, bersama Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni melakukan survei rencana pembangunan Rutan Kelas IIB Painan, Hastono masih menunggu tim dari pusat untuk melaksanakan survei lanjutan.
"Jika melihat kondisi Rutan Kelas IIB Painan saat ini memang perlu Rutan Kelas II B Painan memiliki bangunan yang resprentatif, untuk keamanan warga binaan serta pembinaan bagi warga binaan itu sendiiri," tekuknya. (***)
Editor : MS