“Solusi-solusi apa saja yang bisa dilakukan untuk menuju kota hijau?”
Salah satu siswi, bernama Afifah, menjawab dengan lugas, manajemen sampah dengan baik, energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, dan ruang terbuka hijau.
Jawaban tersebut mendapat apresiasi langsung dari pemateri sebagai bentuk pemahaman yang baik terhadap isu lingkungan.
Sebagai bagian dari kampanye keberlanjutan, GRE juga mempromosikan berbagai kompetisi yang terbuka untuk pelajar dan mahasiswa se-Indonesia serta masyarakat umum.
Kompetisi ini terdiri dari Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), esai, lomba daur ulang, dan lomba poster lingkungan. Tujuan dari kompetisi ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran dan kreativitas dalam memberikan ide-ide solutif terhadap masalah lingkungan.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi aktif siswa dalam kegiatan ini, panitia GRE memberikan reward berupa voucher yang disponsori oleh Dadar Beredar kepada pelajar yang berkontribusi dalam sesi diskusi. Pemberian reward ini menjadi simbol semangat dan penghargaan atas kepedulian pelajar terhadap lingkungan.Tak hanya itu, GRE juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada pihak sekolah, sebagai bentuk ucapan terima kasih atas dukungan dan keterbukaan dalam menyambut kegiatan edukatif ini.
Penyerahan sertifikat dilakukan langsung oleh Sekretaris Umum Panitia GRE, yakni Fathia Muthmaina kepada guru yang mewakili SMK Negeri 8 Padang.
Melalui kegiatan ini, GRE berharap siswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa semangat keberlanjutan dan menjadikan Green City bukan sekadar wacana, melainkan masa depan yang bisa diwujudkan bersama. (***)
Editor : MS