Solok Selatan, - Setelah 40 hari penuh menjalani pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang akhirnya menuntaskan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagari Persiapan Balun Pakan Rabaa Tengah, Kecamatan KPGD, Kabupaten Solok Selatan.
Kegiatan penutupan dan perpisahan berlangsung di Kantor Wali Nagari Persiapan Balun Pakan Rabaa Tengah, pada Selasa (19/8/2025)
Acara ini dihadiri oleh dosen pembimbing, aparatur nagari, tokoh masyarakat, serta puluhan mahasiswa peserta KKN yang selama ini berbaur dan berinteraksi langsung dengan warga setempat.
Dosen pembimbing KKN UIN Imam Bonjol Padang, Alfi Syukria. M.Si dalam sambutannya menegaskan bahwa KKN merupakan bagian penting dari tridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, setelah 40 hari mahasiswa menjalani kegiatan di tengah masyarakat, semua dapat terlaksana dengan baik, aman, dan sukses. Disamping proses belajar, pengalaman di lapangan ini adalah bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia nyata. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah nagari beserta seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan dan fasilitas kepada mahasiswa. Semoga ini menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ungkap Alfi Syukria
Sementara itu, Wali Nagari Persiapan Balun Pakan Rabaa Tengah, Nova Yunengsih, S.Ag., menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi mahasiswa selama berada di nagari tersebut.“Selama 40 hari adik-adik mahasiswa berada di tengah masyarakat, banyak program yang telah dijalankan, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, keagamaan, hingga pemberdayaan masyarakat. Berat rasanya kami melepas kepergian adik-adik semua, karena selama ini sudah lebih dari sekadar tamu, tapi sudah seperti saudara bagi kami,” ujar Nova Yunengsih penuh haru.
Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang yang ditempatkan di Nagari Persiapan Balun Pakan Rabaa Tengah melaksanakan berbagai program kerja yang langsung menyentuh masyarakat, di antaranya:
"Bidang pendidikan: membantu kegiatan belajar di sekolah dan TPA/TPQ, serta memberikan bimbingan belajar bagi anak-anak nagari.
"Bidang sosial: gotong royong bersama masyarakat, menggelar penyuluhan kesehatan, serta sosialisasi pentingnya menjaga lingkungan.
Editor : MS