Pemerintah Sinis Terhadap Rakyat Jelata

Ist.
Ist.

Pemerintah optimistis ekonomi Indonesia tumbuh 5,1–5,5 persen pada 2025. Namun, pertumbuhan angka di atas kertas tidak sejalan dengan kondisi nyata. Kelas menengah dan bawah masih harus bergulat dengan kesulitan. Data menunjukkan 40 orang terkaya di Indonesia memiliki kekayaan setara lebih dari satu juta kali rata-rata harta rakyat biasa.

Seperti yang ditegaskan Diogenes, hidup sederhana dan jujur adalah kunci. Namun, para wakil rakyat justru hidup mewah tanpa rasa malu. Sinisme pemerintah terhadap rakyat jelata bukan sekadar gaji besar, tetapi juga kegagalan memahami bahwa kekuasaan sejati hadir ketika mampu mengangkat derajat rakyat.

Kita perlu tanpa malu mengkritik kemunafikan ini, menuntut agar wakil rakyat kembali pada tugas utamanya: mewakili dan memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan memperkaya diri. (***)

Editor : MS
Bagikan

Berita Terkait
Terkini