7 Pola Bearish Untuk Analisa Trading Crypto

Ilustrasi trader crypto menganalisa pola candlestick bearish untuk memprediksi pergerakan harga Bitcoin. (Foto: Ist)
Ilustrasi trader crypto menganalisa pola candlestick bearish untuk memprediksi pergerakan harga Bitcoin. (Foto: Ist)

Candle kedua yaitu candlestick bearish yang memiliki body lebih besar daripada candle pertama, sehingga tampak menutupi body candle pertama. Pola bearish engulfing memberikan sinyal bahwa tekanan jual telah mengalahkan tekanan beli.

Ini menunjukkan kemungkinan pembalikan dari tren naik ke tren turun. Trader biasanya menggunakan pola ini sebagai sinyal untuk menjual aset atau short-selling dengan harapan dapat membeli kembali di harga yang lebih rendah.

Evening Star

Pola evening star terdiri dari tiga candlestick berurutan dan biasanya muncul setelah adanya uptrend yang kuat. Ini menunjukkan bahwa kekuatan pembeli mulai menurun sementara tekanan jual meningkat, menandakan kemungkinan perubahan arah tren menjadi turun.

Ciri-ciri dari pola evening star adalah:

• Candle pertama adalah candlestick bullish dengan body yang cukup besar, menandakan bahwa uptrend sedang terjadi serta tekanan beli masih kuat.

• Candle kedua dapat berupa candlestick bullish atau bearish, dan body-nya lebih kecil dibandingkan candle pertama.

• Candle ketiga adalah candlestick bearish dengan body yang cukup besar, menandakan adanya peningkatan tekanan jual.

Shooting Star

Pola shooting star adalah pola candlestick dengan satu candlestick yang terbentuk ketika harga pembukaan, harga tertinggi, dan harga penutupan hampir berada pada tingkat yang sama, sehingga menghasilkan sebuah body yang kecil.

Editor : MS
Banner Komintau - MenteriBanner Nevi - HajiBanner Rahmat Hidayat - Hari BuruhBanner Rahmat Saleh - Pers
Bagikan

Berita Terkait
Terkini