Menurut Helmi, pada hari pertama kejadian, tercatat:
• 74 penyulang terdampak
• 2.302 gardu padam
• 270.148 pelanggan terdampak
• 42 MW beban padam“Per pukul 09.00 WIB tanggal 1 Desember, seluruh penyulang yang terdampak sudah berhasil dinyalakan kembali 100 persen. Infrastruktur kita banyak yang rusak, ada 247 tiang dan 283 peralatan gardu terdampak. Tapi kerja cepat PLN, TNI/Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat membuat pemulihan bisa dipercepat,” jelas Helmi.
Berdasarkan data PLN, pemulihan dilakukan oleh tiga unit pelayanan, yakni UP3 Payakumbuh, sejak awal, hanya satu penyulang yang terdampak (0,1 MW). Per 1 Desember telah normal 100 persen.
Editor : MS

